BERITA TERKINI
Dubes Hari Prabowo di UN-ESCAP Tekankan Pencapaian SDGs dan Arah Pembangunan Global Pasca-2030

Dubes Hari Prabowo di UN-ESCAP Tekankan Pencapaian SDGs dan Arah Pembangunan Global Pasca-2030

Duta Besar Republik Indonesia untuk Thailand, Hari Prabowo, memimpin delegasi Indonesia dalam Sidang Komisi ke-82 United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pacific (UN-ESCAP) di Bangkok, Senin (20/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Hari menekankan pentingnya negara-negara Asia-Pasifik terus mendukung pembangunan berkelanjutan melalui pencapaian Agenda 2030 Sustainable Development Goals (SDGs), sekaligus mulai menyiapkan arah pembangunan global pasca-2030.

Menurutnya, upaya mengejar target SDGs dan merumuskan agenda pembangunan setelah 2030 harus berjalan beriringan. “Sudah saatnya kita memikirkan dan merumuskan keberlanjutan agenda pembangunan beyond 2030, agar tetap relevan, inklusif, dan mampu menjawab tantangan global yang terus berkembang,” ujarnya.

Hari juga menilai kawasan Asia-Pasifik, yang selama ini menjadi motor pertumbuhan ekonomi dunia dengan tingkat pembangunan yang beragam, perlu mengambil peran lebih besar sebagai penunjuk arah bagi agenda pembangunan global ke depan.

Indonesia, lanjutnya, menegaskan prinsip leaving no one behind atau “tidak meninggalkan siapa pun” harus menjadi landasan utama dalam setiap kebijakan pembangunan. “Ini harus terwujud bukan hanya dalam bentuk komitmen, tetapi harus tercermin dalam kebijakan yang inklusif dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat,” kata diplomat karier yang pernah bertugas di New York, Amerika Serikat itu.

Ia turut menyoroti perlunya kerja sama lintas generasi dan lintas negara agar tidak ada pihak yang tertinggal dalam proses pembangunan. “Di tengah tantangan global saat ini, kita perlu memperkuat semangat solidarity across ages and across borders untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan,” imbuhnya.

Sidang Komisi UN-ESCAP merupakan forum pengambilan keputusan tertinggi di lingkungan UN-ESCAP. Tahun ini, sidang mengusung tema “Leaving no one behind: advancing a society for all ages in Asia and the Pacific,” yang menekankan pembangunan inklusif bagi semua kelompok usia, dari anak muda hingga lanjut usia.

Partisipasi Indonesia dalam Sidang Komisi ke-82 UN-ESCAP disebut mencerminkan komitmen untuk memperkuat multilateralisme serta mendorong kerja sama kawasan Asia-Pasifik yang lebih tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.