Harga minyak dunia melemah di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan negosiasi terkait Ukraina. Pelaku pasar juga mencermati sejumlah kebijakan dan dinamika geopolitik yang berpotensi memengaruhi pasokan minyak global.
Di Eropa, negara-negara G7 dan Uni Eropa disebut tengah membahas kemungkinan mengganti mekanisme plafon harga minyak Rusia dengan larangan penuh layanan maritim, menurut sumber Reuters. Jika diterapkan, kebijakan tersebut diperkirakan akan semakin membatasi suplai dari Rusia, yang merupakan produsen minyak terbesar kedua di dunia.
Sementara itu, Amerika Serikat meningkatkan tekanan terhadap Venezuela. Langkah yang disebut mencakup serangan terhadap kapal yang dituding menyelundupkan narkoba, serta pembahasan kemungkinan tindakan militer untuk menggulingkan Presiden Nicolas Maduro.
Di sisi lain, para penyuling independen di Tiongkok dilaporkan mulai meningkatkan pembelian minyak Iran yang dikenakan sanksi dengan memanfaatkan kuota impor baru. Menurut analis dan pelaku industri, peningkatan pembelian tersebut membantu meredam kelebihan suplai global.

