BERITA TERKINI
Indonesia Dorong Negara Asia Pasifik Perkuat Upaya Pelarangan Senjata Nuklir

Indonesia Dorong Negara Asia Pasifik Perkuat Upaya Pelarangan Senjata Nuklir

JAKARTA — Indonesia mengajak negara-negara di kawasan Asia Pasifik untuk meninjau ulang konsep keamanan dan mendorong kemajuan pelarangan senjata nuklir di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.

Ajakan itu disampaikan dalam Asia-Pacific Regional Conference on the Treaty on the Prohibition of Nuclear Weapons (TPNW) and Security Concerns related to Nuclear Weapons yang digelar Indonesia bersama Austria, International Campaign to Abolish Nuclear Weapons (ICAN), serta International Committee of the Red Cross (ICRC). Konferensi yang berlangsung pada Jumat (17/4) tersebut dihadiri lebih dari 20 negara dan organisasi internasional.

Forum ini membahas tantangan keamanan regional dan global terkait senjata nuklir, sekaligus mendorong kemajuan universalisasi dan implementasi TPNW. Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral Kementerian Luar Negeri, Duta Besar Tri Tharyat, menilai konferensi berlangsung pada momentum penting ketika risiko nuklir meningkat akibat ketegangan geopolitik dan berlanjutnya ketergantungan pada penangkalan nuklir.

“Bagi Asia-Pasifik, senjata nuklir bukan ancaman yang jauh, melainkan tantangan keamanan yang nyata dan terus berkembang,” kata Tri Tharyat, dikutip Kemlu, Selasa (21/4).

Tri menekankan dinamika keamanan saat ini menuntut refleksi ulang terhadap pendekatan yang masih bertumpu pada logika penangkalan nuklir. Dalam konteks tersebut, TPNW dipandang sebagai instrumen yang tidak hanya memperkuat arsitektur perlucutan senjata global, tetapi juga mengedepankan perspektif kemanusiaan sebagai dasar membangun keamanan.

Konferensi ini juga bertujuan mengkaji ulang persepsi ancaman dan risiko keamanan terkait senjata nuklir secara menyeluruh, serta mengidentifikasi langkah untuk mendorong implementasi dan universalisasi TPNW di Asia Pasifik. Partisipasi dan ratifikasi TPNW di kawasan yang masih terbatas dinilai menunjukkan perlunya upaya bersama yang lebih kuat dan inklusif.

Penyelenggaraan konferensi disebut semakin relevan menjelang the 11th NPT Review Conference pada akhir bulan ini serta 1st TPNW Review Conference pada akhir 2026, yang diharapkan dapat memperkuat momentum global agenda pelucutan senjata nuklir.

Para peserta konferensi menegaskan kembali bahwa senjata nuklir menimbulkan ancaman bencana kemanusiaan dan lingkungan yang besar, melampaui batas negara dan generasi. Karena itu, mereka menilai penguatan norma pelarangan senjata nuklir perlu terus didorong untuk mengurangi risiko tersebut.

Indonesia menyatakan dukungan konsisten terhadap TPNW sejak perundingannya pada 2017. Melalui konferensi ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi aktif dalam upaya pelucutan senjata nuklir global serta menjaga keamanan dan perdamaian internasional.