JAKARTA — Peringatan Hari Kartini diwarnai sajian jamu berwarna kuning keemasan yang tersusun rapi di atas meja. Racikan kunyit, jahe, dan rempah Nusantara menjadi pembuka percakapan dalam acara bertajuk #KartiniKini: Racik Cerita Perempuan, Budaya & Jamu, yang mempertemukan 30 media nasional dalam format forum yang lebih intim.
Penyelenggara mengangkat tema perempuan, budaya, dan wellness karena dinilai dekat dengan gaya hidup masyarakat saat ini. Dalam diskusi tersebut, jamu diposisikan bukan sekadar minuman tradisional, melainkan warisan budaya perempuan Indonesia yang bertahan lintas generasi. Minuman herbal itu juga disebut kembali dilirik karena selaras dengan tren hidup sehat alami.
Diskusi interaktif yang digelar pada Jumat (24/4/2026) menghadirkan Founder Nova Dewi Setiabudi, Annisa Rengganis, serta Dr. Rd. Rita Ritasari. Ketiganya membahas peran dan kontribusi perempuan dalam menjaga tradisi agar tetap hidup. Selain itu, jamu dinilai memiliki peluang untuk menembus pasar global dan dapat berperan sebagai alat diplomasi gastronomi Indonesia.
Vice President Brand and Development PHM Hotels Marcia Tirtawisata menekankan bahwa perempuan tidak hanya menjadi simbol perayaan tahunan. Ia menyebut jamu sebagai warisan perempuan yang dinilai tetap relevan dengan gaya hidup modern. “Jamu warisan perempuan tetap relevan dalam gaya hidup modern,” ujarnya.
Corporate Brand and Marketing Communication Manager PHM Hotels Greta Indri menilai industri hotel bergerak cepat dan tak lagi sekadar menawarkan kamar serta fasilitas menginap. Menurutnya, wisatawan modern juga mencari pengalaman yang lebih bermakna. “Karena itu, pendekatan culture-led experience dan storytelling budaya terus diperkuat,” tuturnya. Dalam konteks itu, jamu dipilih sebagai medium yang dekat dengan identitas Indonesia sekaligus dinilai mudah diterima generasi muda, dengan harapan budaya lokal dapat hadir di ruang yang lebih relevan.
Di kesempatan yang sama, The 1O1 Hotels & Resorts meluncurkan kerja sama strategis dengan JNE untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Program khusus disebut akan dihadirkan bagi mitra dan pelanggan kedua pihak. Senior Vice President Marketing Group Head JNE Eri Palgunadi menyatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari semangat “Connecting Happiness”. “Kolaborasi ini mendukung rekreasi, budaya, dan edukasi,” katanya. Ke depan, sinergi tersebut disebut akan diperluas melalui giveaway dan kampanye digital guna memperluas jangkauan masyarakat.