Kepala Pusat Pengkajian Maritim (Pusjianmar) Seskoal, Laksma TNI Salim, menilai Diplomasi Pancasila dapat menjadi alat bagi Indonesia untuk bernavigasi di tengah situasi geopolitik global yang dinamis.
Pernyataan tersebut disampaikan Laksma TNI Salim saat berada di Markas Komando Koarmada RI, Jakarta, pada Selasa, 28 April 2026.
Dalam konteks perkembangan geopolitik yang kerap diibaratkan sebagai “badai”, Diplomasi Pancasila dipandang sebagai pedoman yang menekankan nilai-nilai dasar bangsa dalam menentukan sikap dan arah kebijakan Indonesia.