Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyatakan kesiapan menjadi tuan rumah UCLG ASPAC Executive Bureau Meeting & Asia-Pacific Forum 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Mei 2026. Sejumlah persiapan disebut terus dimatangkan, mulai dari penjemputan tamu, pengaturan akomodasi, hingga kesiapan venue kegiatan.
Berdasarkan data Sekretariat UCLG ASPAC Kota Kendari per 22 April 2026, jumlah peserta yang telah terdaftar mencapai 94 delegasi dari dalam dan luar negeri.
Dari Indonesia, tercatat 94 delegasi telah mendaftar melalui sistem UCLG ASPAC Connect. Delegasi tersebut berasal dari berbagai daerah, di antaranya Jakarta 11 peserta, Kendari 6 peserta, Minahasa Utara 4 peserta, Samarinda 3 peserta, Makassar 2 peserta, serta masing-masing satu peserta dari Banda Aceh, Bandung, Madiun, Mamuju, Mataram, Padang, Pangkal Pinang, Sleman, dan Tangerang Selatan.
Partisipasi internasional juga disebut menunjukkan antusiasme tinggi. Sebanyak 54 delegasi dari kawasan Asia Pasifik dipastikan hadir, berasal dari berbagai negara seperti Tiongkok, Korea Selatan, Jepang, India, Malaysia, Thailand, Singapura, hingga negara kepulauan seperti Maladewa dan Kiribati. Sejumlah kota besar, antara lain Guangzhou, Fuzhou, Seoul, hingga Taipei, masuk dalam daftar peserta yang telah terkonfirmasi.
Sekretariat UCLG ASPAC Kota Kendari menyebut rangkaian agenda forum akan disinergikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-195 Kota Kendari. Pemkot berharap penggabungan agenda tersebut dapat memberi nuansa berbeda sekaligus memperkuat identitas daerah di mata peserta.
Pemkot Kendari juga menilai kegiatan ini sebagai momentum strategis untuk mendorong promosi daerah, baik dari sisi pariwisata, investasi, maupun potensi ekonomi lokal. Kehadiran ratusan delegasi diyakini dapat memberi efek berganda bagi sektor perhotelan, transportasi, dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), serta membuka ruang pertukaran pengetahuan antarkota di kawasan Asia Pasifik terkait pembangunan berkelanjutan, tata kelola pemerintahan, dan inovasi pelayanan publik.
Dalam rangka penguatan dukungan, Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran sebelumnya melakukan audiensi dengan Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa di Kantor Kementerian Pariwisata, Jakarta. Pertemuan itu membahas dukungan Kementerian Pariwisata terhadap pelaksanaan forum yang mengusung tema “Memajukan Pariwisata Berkelanjutan untuk Masa Depan Tangguh dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif.”
Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Kendari mengundang Menteri Pariwisata melalui Wakil Menteri untuk hadir sebagai pembicara pada forum internasional yang akan dihadiri para kepala daerah se-Asia Pasifik. “Melalui forum ini, kami ingin memperkuat posisi Kota Kendari sebagai bagian dari jejaring kota dunia sekaligus mendorong pariwisata berkelanjungan yang berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Siska Karina Imran.
Ia menambahkan, kehadiran Kementerian Pariwisata sebagai pembicara dinilai dapat memperkuat substansi forum sekaligus memperkaya perspektif kebijakan nasional dalam pengembangan pariwisata daerah. “Kami berharap Kementerian Pariwisata dapat hadir dan berbagi strategi serta pengalaman dalam mendorong pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya.
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa menyambut undangan tersebut dan menyatakan dukungan agar kementerian dapat berpartisipasi secara maksimal. “Kami menyambut positif pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kendari. Ini momentum penting untuk menunjukkan potensi daerah sekaligus memperkuat kolaborasi antar kota di kawasan Asia Pasifik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ni Luh juga mendorong Pemkot Kendari menjajaki agenda tambahan berupa kunjungan peserta ke desa atau kelurahan wisata di Kendari. “Jika memungkinkan, peserta bisa diajak langsung mengunjungi desa atau kelurahan wisata. Ini akan menjadi pengalaman nyata tentang praktik pariwisata berkelanjutan di daerah,” tambahnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Plt. Deputi Bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Vinsensius Jemadu bersama sejumlah asisten deputi. Sementara Wali Kota Kendari didampingi Ketua DPRD Kota Kendari, Danlanal Kendari, Kepala Bappeda, serta Direktur Utama PDAM Kota Kendari.