BERITA TERKINI
Kremlin Nilai Eropa Masih Dorong Kelanjutan Perang, Rusia Menunggu Inisiatif Damai

Kremlin Nilai Eropa Masih Dorong Kelanjutan Perang, Rusia Menunggu Inisiatif Damai

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia berharap Eropa dan Ukraina pada akhirnya akan mengupayakan penyelesaian konflik secara damai. Namun, menurutnya, untuk saat ini negara-negara Eropa masih berfokus pada kelanjutan perang.

Pernyataan itu disampaikan Peskov dalam jumpa pers di Moskow pada Kamis. Ia juga menyinggung bahwa Amerika Serikat terus bekerja sama dengan mitra Eropa dan Ukraina dalam isu tersebut.

“Tentu saja, kami ingin melihat pergeseran ke arah upaya yang berorientasi pada perdamaian dari Eropa dan Ukraina,” kata Peskov. “Sayangnya, yang kami amati saat ini adalah penekanan berkelanjutan dari Eropa untuk memperpanjang konflik.”

Menanggapi kunjungan delegasi Ukraina ke Paris, Peskov menyebut pertemuan itu kemungkinan mencakup diskusi dengan perwakilan AS dan pihak yang disebutnya sebagai “Koalisi yang Bersedia” mengenai berbagai aspek dari potensi penyelesaian. “Jelas, akan ada percakapan seputar penyelesaian Ukraina,” ujarnya.

Sebelumnya, AS mengumumkan Menteri Luar Negeri Marco Rubio dan utusan khusus Steven Witkoff akan berada di Paris pada 17–18 April untuk melakukan pembicaraan dengan mitra Eropa mengenai masa depan Ukraina.

Koalisi yang bersedia sebelumnya menggelar pertemuan di Paris pada 27 Maret. Pertemuan itu mempertemukan perwakilan dari sekitar 30 negara untuk membahas kemungkinan jaminan keamanan bagi Kyiv setelah konflik berakhir. Di antara topik yang dilaporkan dibahas adalah kemungkinan pengerahan kontingen militer multinasional di wilayah Ukraina.

AS tidak berpartisipasi dalam pertemuan tersebut. Sejumlah negara dilaporkan menyatakan kesediaan terlibat dalam misi penjaga perdamaian hanya jika Washington memberikan dukungan.

Peskov juga mengonfirmasi Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini mengadakan “percakapan panjang” dengan Steven Witkoff di St. Petersburg pada 11 April. Menurutnya, isi pembicaraan itu telah disampaikan kepada Presiden AS Donald Trump.

“Kami melakukan percakapan yang sangat panjang dengan Tn. Witkoff baru-baru ini, dan kami tahu bahwa isi dari percakapan ini dilaporkan kepada Presiden Trump,” kata Peskov. Ia menambahkan bahwa kemungkinan pertemuan di masa mendatang antara Putin dan Trump tidak dibahas dalam pertukaran tersebut.