BERITA TERKINI
Lebih dari 20 Negara Timur Tengah dan Afrika Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

Lebih dari 20 Negara Timur Tengah dan Afrika Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland

Lebih dari 20 negara di Timur Tengah dan Afrika, termasuk negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), menyatakan penolakan terhadap keputusan Israel yang mengakui Somaliland sebagai negara merdeka. Penolakan itu disampaikan melalui pernyataan bersama yang menyoroti dampak langkah tersebut terhadap stabilitas kawasan.

Dalam pernyataan bersama itu, negara-negara tersebut menilai pengakuan Israel merupakan tindakan yang berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap perdamaian dan keamanan di Tanduk Afrika dan Laut Merah, serta dapat berimbas pada keamanan internasional secara lebih luas.

Pernyataan tersebut juga mencatat penolakan penuh terhadap kemungkinan keterkaitan antara pengakuan itu dan upaya apa pun untuk secara paksa mengusir rakyat Palestina dari tanah mereka. Secara terpisah, Suriah juga menyatakan penolakan atas pengakuan Israel tersebut.

Somaliland berada di kawasan Teluk Aden, berseberangan dengan Yaman dan berbatasan dengan Djibouti. Wilayah Djibouti diketahui menjadi lokasi pangkalan militer sejumlah negara, termasuk Amerika Serikat, Tiongkok, dan Prancis.

Somaliland memproklamasikan kemerdekaan dari Somalia pada 1991, di tengah konflik yang membuat Somalia tetap rapuh. Meski memiliki pemerintahan dan mata uang sendiri, wilayah itu tidak pernah memperoleh pengakuan dari negara mana pun hingga Israel mengumumkan pengakuannya.

Belum diketahui alasan Israel mengeluarkan deklarasi tersebut atau apakah Israel mengharapkan sesuatu sebagai imbalan. Sebelumnya, pada awal tahun, pejabat Amerika Serikat dan Israel mengatakan kepada Associated Press bahwa Israel mendekati Somaliland untuk menerima warga Palestina dari Gaza sebagai bagian dari rencana Presiden AS Donald Trump saat itu untuk memukimkan kembali penduduk wilayah tersebut. Namun, Amerika Serikat kemudian meninggalkan rencana tersebut.

Departemen Luar Negeri AS pada Sabtu menyatakan bahwa Washington tetap mengakui integritas teritorial Somalia, termasuk wilayah Somaliland. Presiden AS Donald Trump juga menyampaikan bahwa pemerintahannya tidak akan mengakui kedaulatan Somaliland. Pernyataan itu disampaikannya dalam wawancara dengan New York Post yang diterbitkan Jumat (26/12) waktu setempat.

Sementara itu, Israel secara resmi mengakui Somaliland sebagai negara merdeka dan berdaulat serta menandatangani perjanjian untuk menjalin hubungan diplomatik. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pengakuan tersebut sejalan dengan semangat Perjanjian Abraham. Dari pihak Somaliland, Presiden Abdirahman Mohamed Abdullahi menyambut pengakuan itu dan menyebutnya sebagai awal kemitraan strategis.