BERITA TERKINI
Macron Usulkan Undang Rusia ke Pertemuan G7 di Paris

Macron Usulkan Undang Rusia ke Pertemuan G7 di Paris

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengusulkan agar perwakilan Rusia diundang ke pertemuan G7 yang rencananya digelar di Paris pada Kamis. Usulan itu disampaikan Macron dalam sebuah pesan yang dibagikan pada Selasa, menjelang keberangkatan para pemimpin Uni Eropa ke Brussels untuk menghadiri KTT khusus yang membahas hubungan dengan Amerika Serikat.

Dalam pesan tersebut, Macron menyebut ia dapat mengatur pertemuan G7 setelah Davos di Paris pada Kamis sore. Ia juga menuliskan rencana untuk mengundang Ukraina, Denmark, Suriah, dan Rusia di sela-sela pertemuan. Teks pesan itu, yang ditujukan kepada Presiden AS Donald Trump, dibagikan Trump melalui media sosialnya, sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa, 20 Januari 2026.

Macron juga menyinggung isu Greenland dalam pesannya, dengan menulis bahwa ia tidak memahami apa yang dilakukan Trump di wilayah tersebut, serta mengajak untuk mencoba membangun hal-hal besar.

Sumber dari Istana Elysée mengonfirmasi keaslian pesan itu kepada Euractiv. Sumber tersebut menambahkan bahwa pesan itu menunjukkan Macron mempertahankan garis sikap yang sama, baik di ruang publik maupun dalam komunikasi pribadi.

Jika undangan tersebut benar-benar dikeluarkan, hal itu akan menjadi kali pertama Rusia kembali diikutsertakan dalam pertemuan format G7 sejak negara itu dikeluarkan dari G8 setelah aneksasi Krimea pada 2014. Namun, belum jelas apakah undangan akan ditujukan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin atau kepada perwakilan lain dari pemerintah Rusia.

Sejak Rusia memulai invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022, para pemimpin Uni Eropa disebut menutup sebagian besar saluran diplomatik ke Kremlin. Kondisi itu membuat Washington menjadi pihak yang lebih menonjol sebagai juru bicara utama Barat dalam komunikasi dengan Putin.

Meski demikian, dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah pemimpin Eropa mengisyaratkan keterbukaan untuk kembali terlibat dengan pemimpin Rusia dalam upaya mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun sejak invasi dimulai. Macron sebelumnya menyatakan dukungan untuk membuka jalur langsung ke Kremlin jika pembicaraan damai yang dipimpin AS gagal, sementara Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyerukan agar Eropa berbicara dengan “satu suara”. Pekan lalu, Komisi Uni Eropa juga menyatakan pembicaraan langsung perlu dilakukan “pada suatu saat”.