BERITA TERKINI
Media Pemerintah Rusia Dukung Wacana Trump soal Greenland, Kritik Penolakan Eropa

Media Pemerintah Rusia Dukung Wacana Trump soal Greenland, Kritik Penolakan Eropa

Media pemerintah Rusia secara terbuka menyatakan dukungan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait wacananya mengambil alih Greenland, sekaligus mengejek negara-negara Eropa yang menentang rencana tersebut. Sikap Moskow ini dinilai mencerminkan kepentingan strategis Rusia yang diuntungkan dari meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa.

Dikutip dari bbc.com, Trump sebelumnya menyatakan bahwa penguasaan Greenland penting bagi keamanan Amerika Serikat. Ia menyinggung keberadaan aset militer Rusia dan Tiongkok di kawasan tersebut. “Ada kapal perusak Rusia, ada kapal perusak Tiongkok, dan yang lebih besar lagi, ada kapal selam Rusia di mana-mana,” ujar Trump.

Pernyataan itu dijadikan alasan bahwa kendali Amerika Serikat atas Greenland bersifat strategis. Namun, wacana tersebut menuai penolakan dari pihak-pihak di Eropa.

Surat kabar pemerintah Rusia, Rossiyskaya Gazeta, justru mendukung langkah Trump dan menyalahkan Eropa atas kebuntuan yang terjadi. Media itu menilai hambatan utama datang dari sikap Denmark dan dukungan negara-negara Eropa yang disebutnya enggan berkompromi, termasuk Inggris dan Prancis.

Rossiyskaya Gazeta bahkan menggambarkan kemungkinan aneksasi Greenland sebagai capaian bersejarah bagi Trump. Media tersebut menulis bahwa jika Trump mencaplok Greenland sebelum 4 Juli 2026, ia akan tercatat dalam sejarah sebagai tokoh yang menegaskan kebesaran Amerika Serikat, dan menyamakan langkah itu dengan peristiwa besar dalam sejarah negara tersebut.

Dalam artikelnya, Rossiyskaya Gazeta juga memperingatkan agar Trump tidak mundur dari posisinya terkait Greenland. Media itu menilai langkah mundur dapat melemahkan Partai Republik dalam pemilu sela, sementara aneksasi cepat disebut berpotensi mengubah arah politik domestik Amerika Serikat.

Di sisi lain, isu Greenland dinilai turut menekan hubungan transatlantik, termasuk NATO, seiring obsesi Trump terhadap wilayah tersebut dan ancamannya terhadap negara-negara Eropa. Kondisi ini disambut positif oleh Rusia.

Tabloid Rusia Moskovsky Komsomolets menilai situasi di Eropa sebagai sesuatu yang menghibur. “Eropa benar-benar kebingungan dan, jujur ​​saja, sungguh menyenangkan menyaksikan ini,” tulis media tersebut.

Lebih jauh, isu Greenland juga dimanfaatkan oleh komentator pro-Kremlin untuk membenarkan perang Rusia di Ukraina. Moskow diyakini berupaya menjaga hubungan baik dengan pemerintahan Trump, karena kemenangan di Ukraina tetap menjadi prioritas utama Kremlin.