BERITA TERKINI
Okta Kumala Dewi Minta Diplomasi Diperkuat di Tengah Memanasnya Ketegangan Selat Hormuz

Okta Kumala Dewi Minta Diplomasi Diperkuat di Tengah Memanasnya Ketegangan Selat Hormuz

Anggota Komisi I DPR RI Okta Kumala Dewi meminta masyarakat internasional memberi perhatian serius terhadap ketegangan yang kian mengkhawatirkan di Selat Hormuz. Ia menilai penguatan diplomasi global penting untuk mencegah dampak yang lebih luas dari konflik di jalur distribusi energi tersebut.

Okta menyoroti ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang disebut telah berujung pada aksi saling blokade dan mengganggu jalur pelayaran internasional. Menurutnya, situasi ini tidak dapat dipandang sebagai konflik regional semata karena berpotensi memengaruhi ekonomi dunia, termasuk kenaikan harga energi dan gangguan rantai pasok global.

“Ketegangan di Selat Hormuz bukan hanya konflik regional, tetapi memiliki implikasi global. Oleh karena itu, jalur diplomasi harus terus diperkuat untuk mencari solusi damai dan mencegah eskalasi lebih lanjut,” ujar Okta dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4).

Politisi Fraksi PAN itu juga menekankan bahwa kebebasan navigasi di kawasan maritim internasional tidak boleh dikorbankan demi kepentingan sepihak. Ia mendesak semua pihak yang terlibat mematuhi hukum internasional sebagai landasan utama dalam menyikapi konflik.

Di sisi lain, Okta mengapresiasi respons pemerintah Presiden Prabowo Subianto dalam mengantisipasi krisis tersebut. Ia menilai langkah diplomasi aktif melalui dialog strategis dengan negara-negara seperti Rusia dan Prancis menunjukkan komitmen Indonesia dalam menjaga stabilitas global.

Di dalam negeri, Okta turut memuji upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kebijakan untuk tidak menaikkan harga BBM di tengah ketidakpastian global dinilai efektif menahan laju inflasi serta melindungi daya beli masyarakat.

Okta menegaskan Indonesia perlu tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah situasi geopolitik yang tidak menentu. Menurutnya, prinsip tersebut dapat mendorong peran Indonesia menghadirkan solusi yang konstruktif bagi perdamaian dunia.