BERITA TERKINI
PB FOPI Targetkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Petanque Dunia

PB FOPI Targetkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Petanque Dunia

Federasi Olahraga Petanque Indonesia (PB FOPI) menyatakan ambisi untuk membawa kejuaraan petanque tingkat dunia ke Indonesia. Langkah ini disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2026 yang digelar di Auditorium Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Sabtu (25/4).

Rakernas tersebut menjadi forum penyusunan peta jalan PB FOPI menuju target prestasi dan penguatan posisi Indonesia di tingkat internasional. PB FOPI di bawah kepemimpinan Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes. juga menegaskan keseriusan memperluas kiprah global setelah sebelumnya mendatangkan pelatih petanque asal Prancis.

Salah satu penopang utama rencana tersebut adalah ketersediaan infrastruktur di UNESA, yakni Laboratorium Petanque Cak Hasan di kompleks FIKK. Fasilitas ini disebut memiliki 25 lapangan dan diproyeksikan menjadi modal penting untuk memenuhi standar penyelenggaraan turnamen internasional.

Sekretaris Jenderal PB FOPI, I Nyoman Yamadhiputra, menilai Indonesia tidak lagi berada pada posisi pelengkap dalam peta petanque global. Ia menyebut kekuatan organisasi PB FOPI yang telah terbentuk di 34 provinsi, serta dukungan fasilitas di UNESA yang disebut sebagai salah satu venue indoor terbaik di Asia Tenggara, sebagai dasar untuk membidik status tuan rumah kejuaraan Asia hingga kejuaraan dunia.

Menurut Nyoman, keberadaan 25 lapangan di UNESA menjadi faktor yang dapat meningkatkan kepercayaan dunia terhadap kesiapan Indonesia menyelenggarakan ajang berskala internasional.

Wakil Sekretaris Jenderal PB FOPI sekaligus Ketua Pelaksana Rakernas, Abdul Hafidz, menjelaskan pemilihan UNESA sebagai lokasi kegiatan berkaitan dengan peran kampus tersebut sebagai pusat ekosistem olahraga. Ia menyebut Laboratorium Petanque di UNESA akan diarahkan sebagai pusat standardisasi pembinaan nasional, dengan target pada 2026–2027 atlet dari berbagai daerah memiliki standar teknis yang lebih seragam melalui pengujian dan pembinaan di fasilitas berstandar internasional.

PB FOPI juga menekankan soliditas internal melalui semboyan “Satu Boka berjuta Keluarga & satu bosi berjuta Prestasi” yang terus digaungkan di tengah persiapan teknis, termasuk agenda kualifikasi PON.

Dari pihak UNESA, Wakil Rektor II Bachtiar Syaiful Bachri menyatakan dukungan terhadap langkah PB FOPI. Ia menilai sinergi antara otoritas olahraga dan institusi pendidikan, dengan dukungan fasilitas laboratorium, diharapkan dapat melahirkan terobosan prestasi di level internasional.