BERITA TERKINI
Pengamat Nilai Hakim Semestinya Tak Mencatat Kesaksian Saksi Google Asia Pasifik yang Hadir Daring

Pengamat Nilai Hakim Semestinya Tak Mencatat Kesaksian Saksi Google Asia Pasifik yang Hadir Daring

Persidangan kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Senin, 20 April 2026.

Dalam sidang tersebut, pihak terdakwa, mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim, menghadirkan tiga saksi dari Google Asia Pasifik secara daring dari Singapura. Salah satu saksi yang dihadirkan adalah eks Presiden Google Asia Pasifik, Scott Beaumont.

Kehadiran para saksi secara daring disebut dilakukan dengan alasan tidak adanya pendampingan dari pihak Atase Kejaksaan di Singapura. Namun, disebut pula bahwa pihak kejaksaan telah kooperatif melakukan koordinasi untuk pendampingan.

Ketua Umum Perkumpulan Advokat Teknologi Informasi Indonesia (Peratin), Kamilov Sagala, menilai majelis hakim seharusnya tidak mengizinkan keterangan para saksi itu dicatat dalam persidangan karena tidak dihadirkan langsung di ruang sidang.

“Hakim majelis bisa membaca dan mempertimbangkan bahwa saksi yang meringankan ini tidak atau kurang bernilai kesaksiannya,” kata Kamilov dalam keterangannya pada Selasa (21/4).

Menurut Kamilov, kesaksian tersebut tidak bernilai meringankan terdakwa karena saksi berada di luar ruang sidang resmi dan juga di luar batas negara tempat persidangan berlangsung.

“Justru kalau saksi yang meringankan hadir secara langsung, itulah dapat dinilai positif kesaksiannya,” ujarnya.

Ia juga menilai langkah menghadirkan saksi secara daring tersebut sia-sia. Kamilov menyebut tindakan itu dapat dikategorikan sebagai contempt of court karena dinilai tidak menghormati majelis hakim dan nilai persidangan di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), apa pun alasannya.

Atas dasar itu, Kamilov berpendapat majelis hakim dalam perkara dugaan korupsi pengadaan Chromebook semestinya tidak mengizinkan kesaksian dari pihak Google Asia Pasifik.