BERITA TERKINI
Putin Kecam Pemimpin Eropa dan Tegaskan Rusia Akan Terus Tekan Ukraina Jika Tuntutan Ditolak

Putin Kecam Pemimpin Eropa dan Tegaskan Rusia Akan Terus Tekan Ukraina Jika Tuntutan Ditolak

MOSKOW — Presiden Rusia Vladimir Putin melontarkan kecaman terhadap para pemimpin Eropa yang mendukung Ukraina. Ia menyebut mereka sebagai “babi” yang, menurutnya, ingin berpesta atas keruntuhan Rusia. Dalam pernyataannya, Putin kembali menyalahkan Barat sebagai pihak yang memicu perang antara Moskow dan Kyiv, sekaligus menegaskan ancaman untuk melanjutkan invasi skala penuh.

Putin mengatakan Rusia akan berupaya memperluas keuntungan militernya di Ukraina apabila Kyiv dan sekutu-sekutu Baratnya menolak tuntutan Kremlin dalam perundingan damai.

Pernyataan itu disampaikan Putin saat berbicara dalam pertemuan tahunan dengan para perwira militer Rusia tingkat atas. Dalam kesempatan tersebut, ia menolak kemungkinan Kremlin menerima rencana perdamaian yang telah diubah dan dipimpin oleh Amerika Serikat untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina.

Putin menyatakan Moskow lebih memilih mencapai tujuannya dan menghilangkan apa yang disebutnya sebagai akar penyebab konflik melalui jalur diplomatik. Namun, ia menegaskan bahwa Rusia akan menempuh cara militer jika pihak lawan dan pendukung asingnya menolak dialog yang ia sebut substantif.

Menurut Moskow, akar penyebab konflik mencakup aspirasi Ukraina untuk bergabung dengan Uni Eropa dan NATO, serta tudingan bahwa NATO melanggar komitmen untuk tidak melakukan ekspansi ke timur. Rusia juga menuduh Kyiv melakukan diskriminasi terhadap etnis Rusia dan mengangkat agenda yang oleh Putin disebut sebagai “denazifikasi” Ukraina.

Putin dan pejabat Rusia lainnya telah menggunakan argumen-argumen tersebut untuk membenarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022. Dengan Putin tetap bersikeras pada tujuan-tujuan itu, Kremlin diperkirakan akan melanjutkan perang melawan Ukraina.