JAKARTA. Risiko keamanan di sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) dinilai semakin memengaruhi pergerakan harga minyak mentah dunia. Sejumlah faktor seperti ketegangan geopolitik, potensi gangguan pasokan, hingga isu keamanan siber disebut ikut membentuk persepsi pelaku pasar global, bahkan sebelum terjadi gangguan produksi secara fisik.
Founder PT Nusantara Trading Center (NTC) Gibran Ferdiansyah menyampaikan bahwa dalam konteks pasar energi, perkembangan tersebut menjadi salah satu pertimbangan yang memengaruhi sentimen pasar.

