BERITA TERKINI
Rudal Oreshnik Disebut Jadi Strategi Rusia Tekan Barat, Serangan di Lviv Disorot

Rudal Oreshnik Disebut Jadi Strategi Rusia Tekan Barat, Serangan di Lviv Disorot

Rudal Oreshnik disebut tidak hanya digunakan Rusia dalam perang melawan Ukraina, tetapi juga diposisikan sebagai bagian dari strategi menghadapi negara-negara Barat. Narasi ini mengemuka seiring sorotan pada serangan yang terjadi pada 9 Januari 2026 di Lviv, yang dipandang sebagai salah satu contoh ancaman bahwa Rusia masih memiliki kemampuan untuk menekan balik Amerika Serikat dan Eropa.

Dalam konteks tersebut, Oreshnik digambarkan bukan sekadar ajang unjuk kekuatan. Keberadaannya dinilai menunjukkan bahwa Rusia masih memiliki daya saing militer yang dapat memengaruhi kalkulasi keamanan pihak-pihak di luar medan perang Ukraina, termasuk AS dan negara-negara Eropa.

Namun, informasi yang tersedia dalam materi rujukan tidak memuat rincian lebih lanjut mengenai karakteristik rudal Oreshnik, dampak serangan di Lviv, maupun respons resmi dari pihak AS, Eropa, atau Ukraina.