CARACAS — Rusia menegaskan kembali dukungan dan solidaritas penuhnya kepada pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat (AS). Situasi memanas setelah sejumlah kapal perang AS dikerahkan ke dekat wilayah Venezuela, negara sosialis yang disebut memiliki cadangan minyak terbesar di dunia.
Menurut laporan, Washington telah mengerahkan kapal-kapal perangnya sejak September lalu. Dalam periode tersebut, AS juga dilaporkan menyerang kapal-kapal yang diklaim terlibat dalam perdagangan narkoba dengan dukungan pemerintah Maduro.
Selain itu, militer AS disebut melakukan pemblokade terhadap kapal-kapal tanker minyak yang masuk atau keluar dari Venezuela. Langkah-langkah tersebut memperkuat kekhawatiran Caracas bahwa negara itu berada dalam ancaman tindakan militer dari Washington.
Pemerintah Venezuela secara konsisten membantah klaim AS. Caracas menuding balik Washington merencanakan perubahan rezim dengan tujuan mendapatkan akses terhadap sumber daya alam Venezuela.

