JAKARTA — Perusahaan platform rekrutmen Seek meluncurkan fitur verifikasi kemampuan bahasa Inggris melalui Seek Pass dengan menggandeng IELTS dan Pearson selaku penyedia Pearson Test of English (PTE). Fitur ini ditujukan untuk membantu pencari kerja menampilkan kredensial bahasa Inggris yang telah terverifikasi kepada perusahaan.
Fitur verifikasi tersebut tersedia di delapan negara Asia Pasifik, termasuk Indonesia, dan terintegrasi dengan platform rekrutmen milik Seek seperti Jobstreet dan Jobsdb. Melalui integrasi ini, pencari kerja dapat menautkan sertifikasi IELTS atau PTE yang sudah diverifikasi langsung ke profil dan lamaran kerja.
General Manager Seek Pass, Xavier Russo, menyatakan kredensial terverifikasi dapat meningkatkan peluang kandidat di pasar kerja yang kompetitif. “Verifikasi ini membantu pencari kerja tampil lebih menonjol sekaligus memberikan kepercayaan lebih bagi perusahaan dalam mengambil keputusan perekrutan. Kemampuan bahasa Inggris menjadi salah satu keahlian paling dicari, khususnya di kawasan Asia,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa (21/4).
Menurut Seek, kemampuan bahasa Inggris semakin krusial seiring pertumbuhan industri teknologi dan meningkatnya kebutuhan kolaborasi lintas negara, terutama di perusahaan multinasional. Keterampilan ini juga dipandang sebagai nilai tambah pada sektor layanan pelanggan, perhotelan, hingga industri ekspor-impor.
Melalui Seek Pass, pencari kerja yang telah mengikuti tes IELTS maupun PTE dapat memverifikasi hasil mereka dan menampilkannya secara langsung kepada perekrut. Langkah ini diharapkan memudahkan perusahaan mengidentifikasi kandidat dengan kemampuan bahasa asing yang sesuai kebutuhan.
Direktur IELTS Operations di IDP Education, Michael James, menyambut kolaborasi ini. Ia menilai fitur tersebut memberi ruang bagi peserta tes untuk menunjukkan hasil yang telah mereka capai secara lebih luas.
Sementara itu, Director Asia Pacific English Language Learning Pearson, Matthew Lampkin, mengatakan integrasi PTE ke dalam Seek Pass dapat memberikan manfaat bagi perusahaan maupun pencari kerja. “Bagi perusahaan, ini menjadi cara yang efisien untuk memverifikasi kemampuan bahasa Inggris kandidat. Sementara bagi pencari kerja, ini membuka peluang lebih besar untuk menampilkan keahlian mereka dan meningkatkan daya saing,” jelasnya.
Seek mencatat Seek Pass telah membantu sekitar 4,5 juta pencari kerja di Asia Pasifik memverifikasi berbagai kredensial, mulai dari identitas, pendidikan, hingga pengalaman kerja. Di Australia dan Selandia Baru, pelamar dengan kredensial terverifikasi disebut memiliki peluang 20 persen lebih tinggi untuk masuk dalam daftar kandidat terpilih.
Ke depan, Seek berencana memperluas kemitraan verifikasi kemampuan bahasa Inggris dengan menggandeng lebih banyak penyedia sertifikasi, sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem rekrutmen digital yang lebih transparan dan terpercaya.