Seniman asal Malang, Yohan Purnomo, meraih gelar pemenang Kompetisi Seni Internasional Colour4Life Asia Pacific 2025/2026 yang digelar Faber-Castell International Indonesia. Yohan menempati posisi tertinggi setelah melalui proses seleksi ketat dan bersaing dengan ribuan peserta dari sembilan negara lain di kawasan Asia Pasifik.
Seremoni penyerahan penghargaan berlangsung di Pabrik Marker Faber-Castell, Kawasan Industri MM2100, Cibitung, Jawa Barat. Acara tersebut turut disaksikan Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste.
Managing Director PT Faber-Castell International Indonesia, Yandramin Halim, mengatakan karya Yohan dinilai mampu menyelaraskan kreativitas dengan pesan budaya, lingkungan, dan sosial yang sejalan dengan semangat program Colour4Life. “Melalui pendekatan artistik, Yohan mampu menyelaraskan kreativitas dengan pesan budaya, lingkungan, dan sosial sesuai semangat program Colour4Life,” ujar Yandramin, Rabu (22/4).
Karya Yohan berjudul Shell of Cosmos menampilkan eksplorasi visual bertema penyu. Karya tersebut menggabungkan elemen estetika dengan pesan mengenai keberlanjutan lingkungan, siklus kehidupan, serta refleksi nilai-nilai budaya Nusantara.
Atas kemenangan itu, Yohan berhak menerima hadiah berupa kunjungan ke kantor pusat Faber-Castell di Stein, Jerman, bersama satu orang pendamping. Yandramin juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut dan menilai keberhasilan Yohan menunjukkan daya saing talenta kreatif Indonesia di tingkat internasional dalam menyampaikan pesan penting melalui media seni.
Sementara itu, Yohan menyebut karyanya terinspirasi dari filosofi penyu yang selalu kembali ke tempat asalnya. Menurut dia, filosofi itu menjadi pengingat agar manusia tidak melupakan warisan budaya leluhur.