BERITA TERKINI
Survei: Mayoritas Warga di 9 Negara Uni Eropa Nilai Perang dengan Rusia Sangat Mungkin

Survei: Mayoritas Warga di 9 Negara Uni Eropa Nilai Perang dengan Rusia Sangat Mungkin

Mayoritas warga di sembilan negara Uni Eropa menilai risiko pecahnya perang antara Rusia dan negara mereka tergolong tinggi. Kesimpulan itu muncul dalam survei yang dilakukan kelompok jajak pendapat Cluster 17 dan dipublikasikan pada Kamis (4/12) di jurnal hubungan internasional Prancis, Le Grand Continent.

Survei tersebut dilakukan pada akhir November dengan melibatkan 9.553 responden dari sembilan negara: Prancis, Jerman, Italia, Spanyol, Polandia, Portugal, Kroasia, Belgia, dan Belanda. Masing-masing negara diwakili oleh lebih dari 1.000 responden.

Hasil polling menunjukkan 51% responden meyakini ada risiko “tinggi” atau “sangat tinggi” bahwa Rusia dapat berperang dengan negara mereka dalam beberapa tahun mendatang. Temuan ini muncul di tengah perang Rusia-Ukraina yang berlangsung sejak 2022 serta kekhawatiran bahwa konflik tersebut dapat meluas.

Tingkat kekhawatiran berbeda-beda di tiap negara. Di Polandia, yang berbatasan dengan Rusia dan sekutunya Belarus, 77% responden menilai risikonya tinggi atau sangat tinggi. Angka tersebut tercatat 54% di Prancis dan 51% di Jerman.

Di Italia, persepsinya cenderung berbeda. Sebanyak 65% responden di negara itu menilai risikonya rendah atau bahkan tidak ada.

Survei juga menyoroti keyakinan publik terhadap kemampuan pertahanan negara masing-masing. Di Prancis—satu-satunya negara dalam survei yang memiliki senjata nuklir—44% responden menilai negara mereka “cukup” mampu mempertahankan diri dari agresi Rusia.

Sementara itu, mayoritas responden di Belgia, Italia, dan Portugal menyatakan negara mereka tidak mampu mempertahankan diri. Angkanya masing-masing 87% di Belgia, 85% di Italia, dan 85% di Portugal.

Survei ini dipublikasikan saat pernyataan keras juga datang dari sejumlah pejabat. Bulan lalu, Jenderal Prancis Fabien Mandon memperingatkan bahwa Rusia disebut sedang mempersiapkan konfrontasi baru pada 2030. Presiden Rusia Vladimir Putin, pada Selasa sebelum publikasi survei, mengatakan bahwa jika Eropa menginginkan perang, “kami siap sekarang juga”.