BERITA TERKINI
Trump Isyaratkan Proposal Iran Sulit Diterima, Arah Diplomasi AS Masih Belum Jelas

Trump Isyaratkan Proposal Iran Sulit Diterima, Arah Diplomasi AS Masih Belum Jelas

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengisyaratkan kecil kemungkinan Washington menerima proposal terbaru Iran yang ditujukan untuk mengakhiri perang. Isyarat itu muncul setelah Teheran mengajukan rencana yang antara lain mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara pembahasan program nuklir ditunda ke tahap negosiasi berikutnya.

Menurut laporan CNN, pandangan tersebut disampaikan Trump dalam pertemuan tertutup dengan para pejabat senior keamanan nasional pada Senin. Dua sumber yang mengetahui pembahasan itu mengatakan Trump menilai rencana yang dikirim Iran dalam beberapa hari terakhir “tidak mungkin diterima.”

Meski demikian, langkah lanjutan Amerika Serikat disebut masih belum pasti. Sejumlah pejabat AS dilaporkan khawatir adanya perpecahan internal di jajaran kepemimpinan Iran, sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang memiliki otoritas final untuk menyepakati kesepakatan apa pun.

Di ruang publik, Trump juga menyampaikan keraguan untuk melanjutkan kampanye pengeboman AS yang saat ini dihentikan sementara, menyusul perpanjangan gencatan senjata pada pekan lalu.

Hingga kini, Gedung Putih belum mengungkapkan detail arah maupun format negosiasi yang sedang berlangsung. “Ini adalah diskusi diplomatik yang sensitif dan Amerika Serikat tidak akan bernegosiasi melalui pers,” ujar Asisten Sekretaris Pers Olivia Wales kepada CNN.

Wales menegaskan, Amerika Serikat hanya akan menyepakati kesepakatan yang mengutamakan kepentingan rakyat Amerika dan “tidak akan pernah mengizinkan Iran memiliki senjata nuklir.”

Dalam laporan lain, proposal Iran disebut disampaikan melalui mediator, termasuk Pakistan, di tengah kebuntuan diplomatik terkait program nuklir Iran. Situs Axios menyebut rencana itu dirancang untuk mempercepat kesepakatan dengan menyingkirkan lebih dulu isu paling sensitif, yakni pengayaan uranium, dan memusatkan perhatian pada pencabutan pembatasan serta pemulihan lalu lintas maritim.

Sejumlah poin yang disebut menjadi bagian dari usulan Iran meliputi pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai prasyarat awal, gencatan senjata jangka panjang atau permanen, penundaan pembicaraan nuklir hingga selat dibuka dan pembatasan dicabut, serta pencabutan blokade AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Dengan opsi militer yang masih ditahan dan jalur diplomasi yang belum terang, proses menuju penghentian konflik disebut berada di persimpangan, sementara keputusan berikutnya dari Washington masih menunggu perkembangan negosiasi.