BERITA TERKINI
Unila dan Polda Lampung Sepakati Kolaborasi Tangani Konflik Lahan, Ketahanan Pangan, dan Pendidikan Polri

Unila dan Polda Lampung Sepakati Kolaborasi Tangani Konflik Lahan, Ketahanan Pangan, dan Pendidikan Polri

Universitas Lampung (Unila) menegaskan komitmennya untuk berperan sebagai pemecah masalah atas berbagai persoalan di Provinsi Lampung. Komitmen itu mengemuka dalam audiensi Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. dengan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf di Ruang Rapat Rektor, Gedung Rektorat Unila, Rabu, 21 Januari 2026.

Kapolda Lampung hadir didampingi Dirintelkam Polda Lampung Kombespol Efrizal, S.I.K., M.M., serta Karo SDM Kombes Ariefaldi Warganegara, S.H., S.I.K., M.M. Sementara Rektor Unila didampingi jajaran wakil rektor, para dekan, dan Kepala BPKHM Unila.

Pertemuan tersebut menghasilkan sejumlah kesepakatan strategis yang mencakup penanganan konflik lahan, penguatan ketahanan pangan, hingga peningkatan kapasitas pendidikan anggota Polri. Kesepakatan ini disebut diarahkan untuk mendukung stabilitas keamanan dan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu fokus utama pembahasan ialah penanganan sengketa lahan yang melibatkan masyarakat, perusahaan, dan pemerintah, khususnya di wilayah Tulang Bawang dan Lampung Tengah. Dalam konteks ini, Polda Lampung mengajak Unila tidak hanya berperan sebagai akademisi, tetapi juga turut terjun ke lapangan melalui program Pengabdian kepada Masyarakat.

Rektor Unila menyampaikan pihaknya akan menerjunkan tim ahli dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) serta Fakultas Hukum (FH), bersama tim Kuliah Kerja Nyata (KKN), untuk melakukan pendekatan edukatif dan persuasif.

“Kami menyepakati sinergi konkret. Untuk pengabdian masyarakat, Unila bersama Polda Lampung akan turun ke daerah konflik, seperti sengketa lahan di Tulang Bawang. Kami juga akan melibatkan tokoh adat Lampung dalam diskusi penyelesaian konflik ini agar pendekatan yang dilakukan lebih diterima dan menyentuh akar budaya masyarakat,” ujar Prof. Lusmeilia.

Ia menambahkan, pelaksanaan di lapangan akan melibatkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) serta tim KKN untuk melakukan pendekatan langsung dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.

Selain isu keamanan, kedua pihak juga menyepakati kerja sama di bidang ketahanan pangan sebagai respons atas kebutuhan pemanfaatan lahan tidur menjadi lahan produktif. Rektor Unila menyebut terdapat lahan di Kota Baru yang direncanakan dimanfaatkan untuk budidaya jagung sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional, dan program tersebut ditargetkan segera dieksekusi dalam waktu dekat.

Di sektor pendidikan, Unila juga menyatakan kesiapan memfasilitasi anggota Polri yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik, baik jenjang S-1 maupun S-2. Prof. Lusmeilia menjelaskan dukungan itu dapat dilakukan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Kuliah Ekstensi.

Kerja sama Unila dan Polda Lampung ini diharapkan dapat segera terealisasi serta memberi dampak positif bagi institusi kepolisian, sivitas akademika Unila, dan masyarakat Lampung secara luas.