BERITA TERKINI
Utusan AS: Upaya Perubahan Rezim di Iran pada Masa Trump Tak Efektif dan Tak Perlu Diulang

Utusan AS: Upaya Perubahan Rezim di Iran pada Masa Trump Tak Efektif dan Tak Perlu Diulang

Utusan Amerika Serikat Tom Barrack menilai upaya Washington untuk mengubah rezim di Iran pada masa lalu tidak membuahkan hasil nyata. Ia menyebut strategi tersebut telah dua kali gagal dan terbukti tidak efektif sehingga seharusnya tidak diterapkan kembali.

Pernyataan itu disampaikan Barrack dalam pernyataan terbarunya, sebagaimana dikutip Al Mayadeen pada 7/12. Ia merujuk pada dua kegagalan Washington ketika mencoba mendorong perubahan rezim di Iran yang, menurutnya, tidak menghasilkan capaian berarti.

Barrack juga menegaskan bahwa Washington saat ini tidak mengejar kebijakan pergantian rezim. Menurutnya, berbagai persoalan dengan Iran semestinya diselesaikan di tingkat kawasan, dengan mengedepankan dialog regional serta menghindari campur tangan kekuatan luar.

Ia menyoroti pandangan yang kian menguat bahwa solusi berbasis lokal cenderung lebih mampu bertahan. Dalam konteks itu, Barrack menilai Presiden AS Donald Trump telah bersikap jelas dan terbuka untuk dialog yang substantif.

Menurut Barrack, Trump tidak ingin menunda persoalan dan memahami arah kebijakannya. Ia menambahkan, jika Iran bersedia menanggapi seruan pemerintah terkait pengayaan dan penghentian pendanaan proksi, maka hal itu dinilainya sebagai jawaban.

"Saya rasa Presiden kita sudah jelas," kata Barrack. Ia menambahkan, "Beliau terbuka untuk diskusi yang nyata. Beliau tidak mau menunda-nunda masalah, dan beliau paham programnya. Jika Iran mau mendengarkan apa yang dikatakan pemerintahan ini tentang pengayaan dan penghentian pendanaan proksi, inilah jawabannya," tegasnya.