BERITA TERKINI
Zelensky Sebut Rusia Agresor dan Desak Eropa Gunakan Aset Beku untuk Pertahanan Ukraina

Zelensky Sebut Rusia Agresor dan Desak Eropa Gunakan Aset Beku untuk Pertahanan Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mendesak para pemimpin Eropa agar menggunakan aset Rusia yang dibekukan untuk mendukung pertahanan Ukraina. Ia menegaskan, pihak yang disebutnya sebagai agresor harus menanggung biaya atas perang yang berlangsung.

Pernyataan itu disampaikan Zelensky saat melakukan kunjungan dan pembicaraan di Belanda pada Selasa, 16 Desember 2025. Agenda pertemuan tersebut mencakup bantuan militer, mekanisme akuntabilitas, serta rencana produksi pertahanan bersama.

Zelensky mengatakan ia mengadakan pembicaraan yang “sangat baik” dan “substantif” dengan Perdana Menteri Belanda Dick Schoof. Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Belanda sejak awal invasi Rusia, termasuk paket pertahanan terbaru senilai 700 juta euro.

Menurut Zelensky, dukungan Belanda terhadap inisiatif Daftar Persyaratan Ukraina yang Diprioritaskan (PURL)—program yang dikoordinasikan NATO dan Amerika Serikat untuk memasok Kyiv dengan senjata dan amunisi buatan AS—akan memungkinkan Ukraina membeli persenjataan buatan AS. Ia menyebut salah satunya adalah rudal pertahanan udara yang tidak tersedia di Eropa.

Selain bantuan, Zelensky menyebut kedua negara tengah mengupayakan produksi pertahanan bersama, khususnya produksi drone modern di Ukraina dan Belanda. Ia menekankan setiap bentuk dukungan saat ini memiliki arti penting.

Di sela konferensi diplomatik di Den Haag, Zelensky juga bergabung dalam pertemuan bersama Schoof, Presiden Moldova Maia Sandu, dan Sekretaris Jenderal Dewan Eropa Alain Berset. Pertemuan itu membahas pembentukan Komisi Klaim Internasional untuk Ukraina.

Zelensky mengatakan badan tersebut akan mempertimbangkan klaim atas kerusakan dan kerugian yang disebabkan oleh tindakan Rusia. Ia menegaskan bahwa “keadilan sama pentingnya dengan perdamaian.”

Dalam pernyataan terpisah, Zelensky kembali mendorong para pemimpin Eropa mengambil keputusan tegas terkait aset-aset Rusia yang dibekukan, yang sebagian besar disimpan di Eropa. Dalam pidatonya di parlemen Belanda, ia menyatakan aset tersebut dapat dan harus digunakan sepenuhnya untuk membela diri dari agresi Rusia, seraya menilai tekanan finansial penting untuk mendorong akuntabilitas.

Sebelumnya, Zelensky juga bertemu Maia Sandu di Den Haag. Ia berterima kasih atas dukungan Moldova dan membahas kerja sama, rekonstruksi pascaperang, serta isu keamanan bersama.