Sebuah organisasi dinilai berjalan baik ketika memiliki tujuan yang jelas. Tujuan tersebut menjadi arah bagi seluruh struktur dan anggota organisasi dalam menentukan langkah serta strategi yang perlu dilakukan. Salah satu upaya yang dapat mendukung pencapaian tujuan itu adalah melalui analisis lingkungan.
Hal tersebut menjadi latar belakang pelaksanaan Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM) Dasar bagi organisasi mahasiswa (ormawa) se-D.I. Yogyakarta yang diselenggarakan Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Bimawa) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Kegiatan ini berlangsung pada Jumat–Sabtu, 21–22 Oktober 2022, di Kampus II Unit B UAD dan Wisma Sargede.
Salah satu pemateri, apt. Hendy Ristiono, S.Far., menyampaikan materi mengenai analisis lingkungan dan perumusan gagasan awal. Ia menjelaskan bahwa analisis lingkungan merupakan proses monitoring terhadap lingkungan organisasi.
Menurut Hendy, analisis lingkungan tidak hanya membantu organisasi mencapai tujuan, tetapi juga dapat digunakan untuk memprediksi masa depan, mengenali ancaman, mengembangkan strategi respons, serta meningkatkan efektivitas organisasi.
Ia menambahkan, analisis lingkungan terbagi menjadi dua, yakni analisis internal dan eksternal. Keduanya kemudian dirumuskan dalam analisis SWOT yang mencakup strength (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang), dan threats (ancaman).
Dalam pemaparannya, Hendy turut menyinggung faktor internal yang dapat diperhatikan, seperti kultur atau budaya kampus, tradisi akademik, serta program pendidikan karakter. Adapun faktor eksternal antara lain mencakup kondisi politik dan isu nasional, kondisi sosial, serta peningkatan kompetensi mahasiswa.

