BERITA TERKINI
Anwar Abbas Minta Muhammadiyah Perluas Peran di Bisnis Strategis di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Anwar Abbas Minta Muhammadiyah Perluas Peran di Bisnis Strategis di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas, mendorong Muhammadiyah memperluas peran di sektor ekonomi dan bisnis strategis, tidak hanya berfokus pada bidang pendidikan dan kesehatan. Pernyataan itu disampaikannya dalam agenda di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Universitas Muhammadiyah Bandung, Kamis (2/4/2026).

Dalam paparannya, Anwar menyoroti kondisi ekonomi global yang dinilai tengah menghadapi ketidakpastian akibat konflik geopolitik. Situasi tersebut, menurutnya, berdampak pada krisis energi dan perlambatan ekonomi dunia.

Anwar menjelaskan terganggunya distribusi minyak dunia memicu kenaikan harga energi dan berdampak luas terhadap perekonomian global. Kenaikan itu disebut mendorong biaya produksi meningkat, harga barang melonjak, serta daya beli masyarakat menurun. Dampak lanjutan yang ia soroti adalah melemahnya investasi dan meningkatnya pengangguran.

Ia menilai kekuatan suatu bangsa tidak hanya ditentukan oleh aspek politik dan militer, tetapi juga oleh penguasaan ekonomi dan kapital. Menurut Anwar, kelompok yang memiliki kekuatan ekonomi akan memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan negara.

Karena itu, ia menekankan perlunya Muhammadiyah mengambil peran lebih besar dalam pembangunan ekonomi melalui transformasi dan penguatan sektor bisnis. Anwar menyebut langkah ini penting agar Muhammadiyah dapat menjadi aktor yang ikut menentukan arah pembangunan bangsa.

Namun, Anwar menegaskan perluasan peran di sektor ekonomi harus diikuti pengelolaan yang profesional dan akuntabel, serta tetap memperhatikan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, ia menekankan peran perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi yang siap menghadapi tantangan ekonomi masa depan. Ia berharap kampus-kampus Muhammadiyah, termasuk Universitas Muhammadiyah Bandung, dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja melalui penguatan jiwa kewirausahaan dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dorongan tersebut menunjukkan perhatian Muhammadiyah untuk memperkuat kontribusi di sektor ekonomi di tengah dinamika global yang terus berubah.