BERITA TERKINI
Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$750 Juta, Diserap Investor 3,3 Kali

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$750 Juta, Diserap Investor 3,3 Kali

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menerbitkan surat utang global (global bond) senilai US$750 juta di tengah kondisi pasar internasional yang dinamis. Penerbitan ini menarik minat investor secara luas, tercermin dari permintaan yang tercatat oversubscribed hingga 3,3 kali dari target awal.

Transaksi tersebut menempatkan Bank Mandiri sebagai emiten pertama dari Asia Tenggara yang berhasil masuk ke pasar obligasi internasional setelah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah pada awal 2026. Keberhasilan ini menjadi perhatian karena dilakukan saat volatilitas pasar global masih tinggi.

Dalam proses penerbitan, Bank Mandiri menerapkan sejumlah langkah eksekusi yang terukur. Perseroan memilih momentum transaksi dengan menunggu kondisi pasar Asia yang dinilai lebih kondusif setelah sempat tertekan oleh pelemahan pada sesi perdagangan Amerika Serikat. Bank Mandiri juga menerapkan strategi intraday execution untuk membatasi eksposur risiko pasar, mengoptimalkan hubungan jangka panjang dengan basis investor global, serta memanfaatkan struktur pendanaan yang fleksibel untuk memperkuat posisi likuiditas dalam jangka panjang.

Dari sisi peringkat, obligasi ini memperoleh peringkat BBB dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings. Peringkat tersebut mencerminkan profil risiko yang dinilai terjaga bagi pemegang obligasi.

Mayoritas alokasi investor berasal dari fund manager dan asset manager sebesar 85%. Sisanya terdiri atas perbankan 8%, lembaga pemerintah dan sovereign wealth funds 3%, perusahaan asuransi 3%, serta private bank 1%.

Distribusi geografis investor juga menunjukkan sebaran yang beragam. Investor dari Asia mendominasi dengan porsi 69%, disusul Eropa, Timur Tengah, dan Afrika sebesar 26%, serta Amerika Serikat offshore sebesar 5%.

Dana US$750 juta yang diperoleh akan digunakan untuk keperluan korporasi secara umum, dengan fokus mendukung akselerasi pertumbuhan bisnis dan memperkuat struktur pendanaan perseroan.

Dalam pelaksanaannya, Bank Mandiri menggandeng sejumlah institusi keuangan global sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers, yakni DBS Bank Ltd., HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered Bank.

Bank Mandiri menyatakan akan melanjutkan strategi pendanaan yang disiplin untuk menjaga stabilitas keuangan perusahaan dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.