BERITA TERKINI
Binance Menargetkan 3 Miliar Pengguna, Perluas Akses Keuangan Digital Global

Binance Menargetkan 3 Miliar Pengguna, Perluas Akses Keuangan Digital Global

Binance, salah satu platform exchange aset kripto terbesar di dunia, tengah mengarahkan pengembangan bisnisnya menuju ekosistem keuangan digital yang lebih luas. Dalam jangka panjang, perusahaan menargetkan dapat menjangkau hingga 3 miliar pengguna secara global.

Dalam keterangan resminya, Binance menyatakan bahwa visi tersebut tidak semata berfokus pada pertumbuhan jumlah pengguna, tetapi juga pada upaya memperluas akses layanan keuangan digital agar dapat digunakan lebih banyak orang di berbagai negara.

Binance mengaitkan target itu dengan tantangan inklusi keuangan global. Data Bank Dunia mencatat sekitar 1,3 miliar orang dewasa di dunia masih belum memiliki akses ke layanan perbankan (unbanked), dengan konsentrasi terbesar berada di negara berkembang seperti India, Tiongkok, Indonesia, dan Mesir.

Di saat yang sama, perkembangan teknologi dinilai membuka peluang baru. Sekitar 42% dari populasi unbanked disebut telah memiliki smartphone, bahkan di beberapa wilayah angkanya melampaui 50%. Kondisi ini menunjukkan bahwa akses perangkat dan internet sudah tersedia di sebagian kelompok masyarakat, meski layanan perbankan belum merata.

Dengan situasi tersebut, muncul potensi bahwa sebagian masyarakat dapat langsung menggunakan layanan keuangan digital tanpa harus melalui sistem perbankan tradisional terlebih dahulu.

Pertumbuhan pengguna

Saat ini, Binance mencatat sekitar 316 juta pengguna global. Pertumbuhan ini menunjukkan percepatan dalam beberapa tahun terakhir. Binance menyebut 100 juta pengguna pertama dicapai dalam waktu sekitar lima tahun, 100 juta berikutnya dalam dua tahun, sedangkan 100 juta pengguna terakhir hanya membutuhkan waktu sekitar 18 bulan.

Dalam periode terbaru, platform tersebut juga mencatat penambahan hingga 180.000 pengguna baru per hari pada puncaknya. Tren ini menggambarkan meningkatnya adopsi layanan keuangan digital, dengan penggunaan Binance yang disebut tidak lagi terbatas pada perdagangan aset kripto, tetapi juga mencakup kebutuhan finansial lain dalam ekosistem yang lebih terintegrasi.

Posisi di pasar dan skala aset

Dari sisi skala operasional, Binance masih menempati posisi besar di industri aset digital global. Berdasarkan data proof-of-reserve dan riset internal, total aset pengguna diperkirakan mencapai sekitar US$150 miliar.

Binance juga disebut menguasai sekitar 30% pangsa pasar spot trading di exchange terpusat serta sekitar 40% pangsa pasar di segmen perpetual futures berbasis TradFi. Selain itu, volume produk TradFi perpetual dilaporkan meningkat dari sekitar US$8 miliar pada November 2025 menjadi US$256 miliar pada Maret 2026.

Produk Binance Alpha turut mencatat lebih dari US$100 miliar volume kumulatif, yang menunjukkan pertumbuhan pada berbagai lini produk dalam ekosistem Binance, tidak hanya pada layanan perdagangan utama.

Pengembangan ekosistem terintegrasi

Seiring perkembangan tersebut, Binance mengembangkan pendekatan layanan yang lebih terintegrasi. Ekosistem ini digambarkan memiliki beberapa lapisan fungsi: lapisan dasar yang mencakup layanan perdagangan, pembayaran, dan fitur komunitas; lapisan integrasi yang menggabungkan layanan keuangan tradisional dengan aset digital, termasuk akses ke produk berbasis on-chain; serta lapisan teknologi yang memanfaatkan alat berbasis data dan otomatisasi untuk membantu analisis serta pengambilan keputusan.

Pendekatan ini mencerminkan tren industri yang mengarah pada penggabungan berbagai layanan keuangan dalam satu ekosistem digital yang lebih terhubung dan mudah diakses.