BERITA TERKINI
Bursa Asia Pasifik Melemah, Kospi Korea Selatan Turun 7,24% di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Bursa Asia Pasifik Melemah, Kospi Korea Selatan Turun 7,24% di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah

Indeks saham utama di kawasan Asia Pasifik bergerak melemah pada Rabu, 4 Maret 2026, seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah. Di Korea Selatan, indeks Kospi merosot 7,24%, melanjutkan aksi jual tajam dari hari sebelumnya ketika indeks tersebut mencatat penurunan terburuk dalam 19 bulan.

Pelaku pasar di kawasan juga mencermati agenda politik-ekonomi China, yakni pertemuan parlemen tahunan yang dikenal sebagai “The Two Sessions”. Rangkaian pertemuan ini mencakup kongres konsultatif yang dimulai pada Rabu serta Kongres Rakyat Nasional yang dijadwalkan dibuka pada Kamis. Perdana Menteri China Li Qiang disebut akan mengumumkan sejumlah target ekonomi dalam Kongres Rakyat Nasional, yang sebagian besar telah diputuskan dalam pertemuan pada Desember.

Di Australia, indeks S&P/ASX 200 dibuka turun 1,81%. Di Jepang, Nikkei 225 melemah 1,59% dan Topix turun 1,61%. Sementara itu, harga berjangka indeks Hang Seng Hong Kong berada di 25.448, lebih rendah dibanding penutupan terakhir indeks acuan pada 25.768,08.

Di pasar komoditas, harga minyak melanjutkan kenaikannya di tengah konflik yang meluas. Minyak mentah berjangka AS naik 0,87% menjadi USD 75,21 per barel, sedangkan Brent menguat 5,43% menjadi USD 81,96 per barel. Kenaikan ini terjadi di tengah perhatian pasar terhadap Selat Hormuz, setelah seorang komandan senior Garda Revolusi Iran pada Senin menyatakan jalur tersebut telah ditutup dan memperingatkan kapal yang mencoba melintas akan menjadi sasaran, menurut media Iran.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa sore mengatakan Angkatan Laut AS akan mengawal kapal tanker melalui Selat Hormuz jika diperlukan. Dalam unggahan di Truth Social, Trump menyatakan Amerika Serikat akan memastikan aliran energi tetap bebas ke seluruh dunia, serta menambahkan bahwa tindakan lebih lanjut akan menyusul.

Di Wall Street, pasar saham AS kembali bergejolak akibat kekhawatiran terkait konflik berkepanjangan antara AS dan Iran. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 403,51 poin atau 0,83% ke 48.501,27. S&P 500 melemah 0,94% menjadi 6.816,63, sementara Nasdaq Composite turun 1,02% ke 22.516,69.

Pada titik terendah perdagangan, S&P 500 sempat turun 2,5% dan Nasdaq merosot sekitar 2,7%. Dow Jones yang berisi 30 saham juga sempat anjlok lebih dari 1.200 poin, atau sekitar 2,6%, pada level terendah hari itu.