SUKABUMI—Kunjungan sejumlah duta besar dan delegasi internasional ke Kota Sukabumi menjadi perhatian DPRD Kota Sukabumi. Lembaga legislatif menilai, momentum tersebut perlu diiringi penguatan sinergi dan koordinasi lintas lembaga agar memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.
Ketua DPRD Kota Sukabumi Wawan Juanda, yang akrab disapa Kang Wanju, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemerintah daerah memperluas jaringan kerja sama internasional. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan diplomasi daerah tidak hanya ditentukan oleh hubungan luar negeri, melainkan juga soliditas koordinasi di tingkat lokal.
Menurut Wawan, setiap agenda strategis yang melibatkan pihak internasional perlu dikomunikasikan sejak awal antara pemerintah daerah, DPRD, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Langkah ini dinilai penting untuk memastikan keselarasan kebijakan sekaligus meminimalkan potensi miskomunikasi.
“Kami tentu menyambut baik ketertarikan mitra internasional terhadap potensi daerah. Namun, koordinasi yang matang menjadi kunci agar kerja sama tersebut berjalan optimal,” ujarnya kepada awak media, Kamis (22/4/2026).
Wawan menegaskan, koordinasi antarlembaga bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dari tata kelola pemerintahan yang baik. Dengan sinergi yang kuat, ia menilai aspek transparansi, akuntabilitas, serta kepentingan masyarakat dapat terjaga dalam setiap proses kerja sama.
Ia juga menjelaskan, kunjungan yang berlangsung saat ini masih berada pada tahap penjajakan awal atau Letter of Intent (LoI). Meski demikian, jika kerja sama berkembang ke tahap lebih konkret seperti Memorandum of Understanding (MoU), maka keterlibatan dan persetujuan DPRD disebut menjadi hal yang wajib.
“Jika sudah masuk tahap implementasi dan berdampak langsung pada daerah, tentu harus melalui mekanisme dan persetujuan legislatif,” tegasnya.