BERITA TERKINI
Gabelli Funds Prediksi Emas Berpotensi Tembus US$6.000 per Ons di Tengah Tren De-dolarisasi

Gabelli Funds Prediksi Emas Berpotensi Tembus US$6.000 per Ons di Tengah Tren De-dolarisasi

Caesar Mancini dari Gabelli Funds menyampaikan proyeksi bullish terhadap emas, dengan perkiraan harga dapat melampaui US$6.000 per ons pada waktu mendatang. Ia menilai emas berpeluang semakin menonjol sebagai alternatif di tengah perubahan dinamika geopolitik dan ekonomi global.

Menurut Mancini, salah satu pendorong utama prospek tersebut adalah menguatnya tren de-dolarisasi. Sejumlah negara disebut mulai mengurangi ketergantungan pada dolar AS dan surat utang pemerintah AS (US Treasuries), seiring meningkatnya ketidakpastian serta pergeseran kepentingan ekonomi dan politik global.

Ketegangan geopolitik, termasuk situasi yang melibatkan Iran dan negara-negara lain, juga dinilai turut mempercepat perubahan preferensi aset cadangan. Dalam konteks ini, Gabelli Gold Fund melihat momentum yang kuat bagi emas sebagai aset safe haven di tengah kondisi ekonomi global yang tidak menentu.

Mancini menekankan peran emas sebagai penyimpan nilai berpotensi semakin penting seiring menurunnya kepercayaan terhadap mata uang fiat tradisional. Ia memperkirakan diversifikasi cadangan devisa global ke emas akan terus meningkat, sehingga menopang permintaan jangka panjang.

Bagi investor emas di Indonesia, prediksi tersebut dipandang sebagai sinyal peluang apresiasi nilai investasi. Namun, volatilitas tetap menjadi faktor yang perlu diperhatikan, meski arah tren jangka panjang yang disoroti dalam analisis ini menunjukkan prospek yang dinilai positif bagi emas sebagai aset pelindung kekayaan di tengah perubahan lanskap ekonomi global.