BERITA TERKINI
HIPMI Akan Gelar Munas Juni 2026 untuk Pilih Ketua Umum Baru

HIPMI Akan Gelar Munas Juni 2026 untuk Pilih Ketua Umum Baru

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) akan menyelenggarakan Musyawarah Nasional (Munas) 2026 pada Juni 2026. Munas kali ini mengusung tema “Sinergi Pengusaha Muda Membangun Kekuatan Nasional” dan diarahkan untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam membangun ekonomi yang resilien, inklusif, serta berdampak bagi masyarakat.

Ketua Umum HIPMI Akbar Buchari menegaskan Munas 2026 bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum strategis untuk memperkuat posisi pengusaha muda sebagai aktor penting dalam perekonomian nasional. Menurutnya, dinamika geopolitik global dan tekanan ekonomi dunia menjadi tantangan yang perlu dihadapi secara kolektif.

Akbar menyatakan, Munas juga menjadi ruang konsolidasi agar pengusaha muda dapat bersatu dan berkolaborasi untuk memperkuat stabilitas serta pertumbuhan ekonomi nasional. HIPMI, kata dia, memandang pengusaha muda perlu mengambil peran lebih aktif, tidak hanya sebagai pelaku usaha, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong agenda pembangunan nasional, termasuk mendukung Asta Cita.

“Melalui Munas HIPMI 2026, kami ingin menegaskan bahwa pengusaha muda Indonesia siap menjadi bagian dari solusi dan pilar penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global,” ujar Akbar dalam keterangan tertulis, Senin (6/4/2026).

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal HIPMI Anggawira berharap Munas tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga menjadi titik tolak penguatan peran pengusaha muda dalam menjawab tantangan ekonomi global, mendorong investasi, serta memperluas kontribusi terhadap pembangunan nasional.

Anggawira menekankan pentingnya arah organisasi ke depan untuk menciptakan lebih banyak pengusaha muda baru, bukan semata dari sisi jumlah, tetapi juga kualitas. Ia berharap HIPMI menjadi “kawah candradimuka” bagi lahirnya pengusaha muda yang naik kelas dan mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi di daerah maupun nasional.

Menurut HIPMI, upaya tersebut sejalan dengan program prioritas pemerintah, termasuk dorongan hilirisasi industri, penguatan ketahanan pangan dan energi, digitalisasi UMKM, penciptaan lapangan kerja, pengembangan ekonomi hijau, serta peningkatan investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional. HIPMI juga menilai target pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi tidak dapat dicapai tanpa lahirnya lebih banyak pengusaha muda yang produktif, inovatif, dan berdaya saing.

Dari sisi tata kelola Munas, Ketua Steering Committee (SC) Munas HIPMI 2026 Tri Febrianto Damu memastikan seluruh proses akan berjalan profesional, transparan, dan sesuai ketentuan organisasi. Ia menyebut tahapan mencakup penjaringan, verifikasi, hingga pemilihan Ketua Umum secara demokratis.

Tri menjelaskan persyaratan umum calon Ketua Umum antara lain memiliki rekam jejak kepengurusan di HIPMI, aktif sebagai pengusaha, berusia 41 tahun ke bawah, mendapatkan dukungan dari lima BPD (Badan Pengurus Daerah), serta memiliki integritas dan kapasitas kepemimpinan.

Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Munas HIPMI 2026 Arief Satria Kurniagung menyampaikan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan secara komprehensif. Munas dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 dan disebut bertepatan dengan momentum Hari Kewirausahaan Nasional.

Arief menyebut Munas akan menjadi forum konsolidasi besar pengusaha muda, dengan ribuan peserta dari berbagai daerah berkumpul dalam satu agenda strategis. Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir untuk membuka Munas, dengan pertimbangan bahwa HIPMI merepresentasikan mayoritas pelaku UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional.

Menurut Arief, kehadiran Presiden diharapkan memperkuat sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda, sekaligus menegaskan peran UMKM dan kewirausahaan sebagai fondasi utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.