Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva menyatakan ketahanan ekonomi global kembali menghadapi ujian menyusul munculnya konflik baru di Timur Tengah. Pernyataan itu disampaikan Georgieva pada Kamis.
Menurut Georgieva, apabila konflik tersebut berlangsung berkepanjangan, dampaknya berpotensi menjalar ke berbagai aspek perekonomian. Ia menyoroti kemungkinan pengaruh terhadap harga energi, sentimen pasar, serta laju inflasi.
Georgieva juga menilai situasi ini akan menghadirkan tuntutan baru bagi para pengambil kebijakan di berbagai negara. Ia menambahkan, IMF telah sejak beberapa waktu lalu memperingatkan negara-negara anggotanya bahwa ketidakpastian kini menjadi “norma baru”.

