BERITA TERKINI
Indonesia Kecam Spanduk Propaganda Israel di Reruntuhan RS Indonesia di Gaza

Indonesia Kecam Spanduk Propaganda Israel di Reruntuhan RS Indonesia di Gaza

Pemerintah Indonesia mengecam tindakan militer Israel yang memasang spanduk propaganda di atas reruntuhan Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza utara, Palestina. Insiden ini kembali memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana efektivitas diplomasi Indonesia dalam memengaruhi situasi di lapangan, mengingat respons yang muncul selama ini lebih banyak berupa pernyataan kecaman.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan protes tersebut melalui platform X pada Rabu (22/4). “Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk ‘Rising Lion’ oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” tulis Kemlu.

Kemlu menilai penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit, terlebih bila dikaitkan dengan operasi militer tertentu, merupakan tindakan yang provokatif dan tidak dapat dibenarkan. Pemerintah menegaskan RS Indonesia di Gaza adalah fasilitas sipil yang didedikasikan untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat Palestina dan tidak seharusnya dijadikan lokasi pemasangan propaganda militer.

“Tindakan tersebut merupakan penghinaan terhadap fasilitas kemanusiaan yang dibangun dari solidaritas rakyat Indonesia untuk membantu rakyat Palestina,” kata Kemlu. Indonesia juga menekankan bahwa rumah sakit dan seluruh fasilitas medis harus dihormati dan dilindungi sesuai hukum humaniter internasional.

Selain mengecam, Indonesia mendesak Israel menghentikan tindakan yang melanggar prinsip perlindungan terhadap infrastruktur sipil serta memastikan akuntabilitas atas serangan terhadap fasilitas kesehatan di Jalur Gaza. Namun, di tengah seruan itu, langkah konkret yang dinilai dapat memberi tekanan nyata terhadap Israel disebut belum terlihat, sehingga respons Indonesia dianggap masih dominan pada level diplomatik.

Dalam laporan yang sama, disebutkan keterbatasan posisi Indonesia di panggung geopolitik turut memengaruhi daya tekan yang dimiliki. Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik langsung dengan Israel dan dinilai minim leverage politik maupun ekonomi, sehingga tekanan yang disampaikan cenderung berhenti pada ranah moral dan simbolik.

RS Indonesia disebut terdampak serangan militer Israel sejak Oktober 2023 hingga gencatan senjata pada Oktober 2025. Direktur rumah sakit tersebut, dr. Marwan Al-Sultan, dilaporkan gugur akibat serangan Israel terhadap kediamannya di Gaza barat pada Juli 2025.

Menurut laporan media, pasukan Israel yang berada di lokasi memasang spanduk bertuliskan “Rising Lion” di atap bangunan. Istilah “Rising Lion” juga disebut digunakan sebagai nama operasi militer Israel terhadap Iran pada Juni 2025.

Peristiwa pemasangan spanduk di reruntuhan RS Indonesia ini kembali menyoroti upaya Indonesia yang aktif bersuara di forum internasional, sekaligus memunculkan kembali perdebatan mengenai efektivitas diplomasi dalam memastikan perlindungan nyata terhadap aset kemanusiaan yang dibangun atas nama solidaritas masyarakat Indonesia.