Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Richard Tampubolon bertemu dengan Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia, Phillip Nathan Taula, di kediaman resmi duta besar di Jakarta, Senin (20/4/2026). Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan akrab.
Undangan tersebut disebut sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Selandia Baru atas peran Tentara Nasional Indonesia dalam upaya pembebasan seorang pilot asal Selandia Baru yang sebelumnya ditahan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata di Papua.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan dimanfaatkan untuk membahas peningkatan kerja sama pertahanan kedua negara. Pembahasan mencakup penguatan hubungan militer, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta peluang latihan bersama untuk mendukung stabilitas dan keamanan kawasan.
Selama ini, kerja sama pertahanan Indonesia dan Selandia Baru telah berjalan dalam berbagai bentuk, antara lain pendidikan militer, pertukaran personel, dan dialog strategis. Penguatan hubungan ini dinilai penting di tengah dinamika geopolitik kawasan Indo-Pasifik yang terus berkembang.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk menegaskan komitmen TNI dalam mempererat diplomasi militer dengan negara sahabat. Diplomasi pertahanan disebut sebagai salah satu instrumen untuk membangun kepercayaan dan mencegah potensi konflik di kawasan.
Agenda diakhiri dengan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan. Sejumlah pejabat TNI turut mendampingi, termasuk perwakilan dari bidang intelijen dan kerja sama internasional.
Melalui pertemuan ini, diharapkan hubungan bilateral Indonesia dan Selandia Baru, khususnya di sektor pertahanan, semakin kuat dan berkontribusi bagi perdamaian serta stabilitas regional.