Menteri Luar Negeri Singapura, Vivian Balakrishnan, memperingatkan potensi terjadinya konflik antara Amerika Serikat dan China. Ia menilai risiko ketegangan di antara dua kekuatan besar tersebut perlu menjadi perhatian serius.
Dalam pernyataannya, Balakrishnan juga menegaskan posisi Singapura yang tidak ingin dipaksa memilih pihak di tengah persaingan geopolitik yang meningkat. Singapura, menurutnya, berupaya menjaga kebijakan luar negeri yang pragmatis dan berimbang.
Peringatan ini muncul di tengah dinamika hubungan internasional yang terus berubah, ketika persaingan strategis AS dan China berdampak pada kawasan Asia dan negara-negara kecil yang memiliki keterkaitan ekonomi serta keamanan dengan keduanya.