BERITA TERKINI
Pemerintah Percepat Pembahasan KEK Keuangan, Siapkan Insentif Khusus

Pemerintah Percepat Pembahasan KEK Keuangan, Siapkan Insentif Khusus

Pemerintah mempercepat pembahasan pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di sektor keuangan. Langkah ini ditujukan untuk menarik arus investasi baru sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam industri jasa keuangan global.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pengembangan KEK keuangan masih berada dalam tahap proses dan dilakukan bersama mitra internasional. Menurutnya, kolaborasi tersebut diperlukan agar desain KEK dapat selaras dengan standar pusat keuangan global.

“Sedang dalam proses bersama International Financial Center,” ujar Airlangga di Bursa Efek Indonesia, Senin (27/4).

Airlangga menjelaskan, pembentukan KEK keuangan diarahkan untuk menciptakan pusat investasi baru. Ia menekankan, KEK selama ini berperan sebagai instrumen untuk mendorong aktivitas ekonomi dan meningkatkan daya tarik investasi pada sektor-sektor strategis.

Meski pembahasan dipercepat, pemerintah belum menetapkan tenggat waktu peluncuran KEK keuangan. Airlangga menyebut realisasinya akan dilakukan dalam waktu dekat.

“Dalam waktu tidak terlalu lama,” katanya.

Terkait insentif, pemerintah masih menggodok skema yang dinilai lebih sesuai dengan karakter industri keuangan. Airlangga menyatakan, pendekatan yang dipilih akan berbeda dari KEK konvensional yang umumnya identik dengan fasilitas fiskal seperti tax holiday atau kemudahan perizinan.

“Sedang dalam proses. Beda lagi, nanti lagi kita siapkan,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan pemerintah mempertimbangkan model pengembangan pusat keuangan seperti yang diterapkan di Dubai. Model tersebut dinilai mampu menarik pelaku industri keuangan global melalui ekosistem terintegrasi dan insentif yang kompetitif.