Belanja militer global pada 2025 disebut terkonsentrasi pada sekelompok kecil negara. Hal itu merujuk pada data dari Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) yang menyoroti bahwa porsi pengeluaran pertahanan dunia didominasi oleh negara-negara tertentu.
Dalam rilis tersebut, SIPRI juga memuat daftar 15 negara dengan nilai belanja militer terbesar pada 2025. Namun, rincian nama negara serta besaran pengeluaran masing-masing tidak disertakan dalam informasi yang tersedia.
Data ini menggambarkan bahwa dinamika belanja pertahanan dunia tidak tersebar merata, melainkan lebih banyak bertumpu pada sejumlah negara dengan kapasitas fiskal dan kebutuhan pertahanan yang besar.