Kairo, 7 September 2015 — Direktur UNICEF (United Nations Children’s Fund) untuk kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, Peter Salama, menyatakan sekitar 13 juta anak terpaksa putus sekolah akibat konflik yang berlangsung di wilayah tersebut.
Pernyataan itu merujuk pada laporan terbaru UNICEF berjudul “Pendidikan di Garis Neraka”, yang menggambarkan bagaimana kekerasan dan konflik memengaruhi anak-anak usia sekolah serta perangkat sekolah.

