SEMARANG – PT Valbury Futures Cabang Semarang menggelar diskusi bertema membaca arah pasar global 2026 serta peluang trading di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Kegiatan ini berlangsung di kantor Valbury Semarang, Candi Plaza Building, Jalan Sultan Agung No 90-90A, Selasa (7/4/2026) malam.
Diskusi tersebut diikuti puluhan peserta yang berasal dari kalangan nasabah maupun masyarakat umum. Vice President PT Valbury Futures Cabang Semarang, Ronald Candra, mengatakan agenda ini pada dasarnya ditujukan bagi klien, namun dibuka untuk publik yang ingin memahami lebih jauh mengenai perdagangan berjangka dan komoditas.
“Ini memang kegiatan rutin untuk klien, tapi kami buka juga untuk umum, terutama bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait perdagangan berjangka dan komoditas,” ujar Ronald.
Ronald menilai kondisi ekonomi global yang belum stabil, ditambah tensi geopolitik seperti konflik internasional, dapat menghadirkan peluang di pasar. Namun, ia menekankan bahwa peluang tersebut perlu diimbangi dengan pemahaman risiko yang memadai.
“Di balik situasi yang tidak menentu, selalu ada opportunity. Tapi kami juga tekankan bahwa bukan hanya peluang keuntungan, risiko juga harus dipahami. Itu yang kami edukasikan kepada peserta,” katanya.
Dalam diskusi itu, Valbury menggandeng sejumlah pihak, termasuk perwakilan Bursa Berjangka Jakarta (JFX) serta tim riset internal perusahaan. Para narasumber memaparkan strategi membaca pasar melalui analisis fundamental dan teknikal.
Ronald menjelaskan, analisis fundamental dilakukan dengan mencermati perkembangan isu global, seperti kondisi politik dan konflik internasional. Sementara itu, analisis teknikal digunakan untuk menentukan titik harga dalam transaksi.
“Trader harus bisa melihat situasi global sebagai peluang. Tapi tantangannya adalah bagaimana menganalisa dengan tepat, baik secara fundamental maupun teknikal,” ujarnya.

