Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno mendorong para pengusaha muda untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah guna menciptakan lapangan kerja. Pesan itu disampaikan saat ia menghadiri Forum Bisnis Daerah (Forbisda) 2026 yang digelar Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jaya di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin (27/4).
Rano menilai peran pengusaha muda menjadi semakin penting di tengah ketidakpastian ekonomi global. Ia menyebut Jakarta memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi nasional, sehingga dibutuhkan inovasi dan upaya menjaga daya saing ekonomi.
“Jakarta memiliki potensi besar sebagai pusat ekonomi nasional. Peran pengusaha muda sangat krusial dalam menciptakan inovasi, lapangan kerja, serta menjaga daya saing ekonomi di tengah ketidakpastian global,” ujar Rano.
Ketua Umum HIPMI Jaya Ryan Haroen mengatakan Forbisda 2026 merupakan bentuk komitmen organisasi untuk menghadirkan ruang diskusi yang relevan dan solutif bagi pengusaha muda. Menurutnya, forum ini diharapkan dapat memperkuat peran pengusaha muda, tidak hanya sebagai pelaku ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari solusi menghadapi tantangan ekonomi ke depan di tingkat daerah maupun nasional.
“Melalui Forbisda ini, kami ingin memastikan bahwa pengusaha muda tidak hanya menjadi pelaku ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan ekonomi kedepan, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ungkap Ryan.
Sementara itu, Ketua Panitia Forbisda 2026 Usamah Abdul Aziz menjelaskan forum tersebut dirancang untuk menghasilkan rekomendasi strategis yang aplikatif. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong kolaborasi antara pemerintah dan pengusaha muda, dengan menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman dan perspektif luas agar diskusi tidak berhenti pada tataran teori.
“Kami menghadirkan narasumber yang memiliki perspektif luas dan pengalaman nyata, sehingga diskusi yang terjadi tidak hanya teoritis, tetapi juga memberikan insight yang bisa langsung diimplementasikan oleh para pelaku usaha,” jelas Usamah.
Wakil Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Roby Sugama menambahkan, forum ini juga diharapkan menjadi wadah untuk menyaring aspirasi sekaligus ajang diskusi dalam membahas situasi ekonomi global yang dinilai sedang tidak menentu.