BERITA TERKINI
Wakil Wali Kota Solo Tanggapi Data Apindo soal Rekrutmen, Singgung Dampak Ekonomi Global dan Program Rumah Siap Kerja

Wakil Wali Kota Solo Tanggapi Data Apindo soal Rekrutmen, Singgung Dampak Ekonomi Global dan Program Rumah Siap Kerja

Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani menanggapi pernyataan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang menyebut 67 persen perusahaan secara nasional tidak berencana merekrut pegawai baru. Astrid menilai kondisi tersebut berkaitan dengan dinamika ekonomi global yang turut memengaruhi iklim dunia usaha.

Menurut Astrid, sikap pelaku usaha yang berhati-hati dalam membuka lowongan kerja merupakan hal yang wajar di tengah ketidakpastian ekonomi. “Secara umum saya kira mungkin dampak karena banyak yang belum berani berinvestasi, baru mengantisipasi adanya krisis ekonomi global dan lain sebagainya,” kata Astrid, Senin (27/4/2026).

Meski demikian, ia menegaskan situasi tersebut tidak serta-merta menggambarkan kondisi di semua daerah. Astrid menyebut Kota Surakarta tetap bergerak sesuai karakteristik perekonomian lokalnya sebagai kota perdagangan dan investasi.

“Tapi kami di Solo yang berbasis kota perdagangan, kota investasi tetap bergerak apa adanya,” ujarnya.

Ia juga menyoroti upaya pemerintah kota dalam merespons tantangan ketenagakerjaan melalui program prioritas Rumah Siap Kerja. Astrid menyampaikan, program itu menjadi ruang untuk mempelajari hubungan industrial sekaligus membuka akses terhadap peluang kerja.

“Karena kami juga punya program prioritas yang ada di Kota Solo yaitu Rumah Siap Kerja. Saya kira banyak juga hubungan industrial yang dipelajari ya di Rumah Siap Kerja termasuk akses untuk lapangan pekerjaan,” ucapnya.

Menurut Astrid, program tersebut diharapkan dapat membantu menjawab tantangan ketenagakerjaan di tengah situasi global yang dinamis. Di sisi lain, pemerintah juga terus memperkuat sinergi dengan dunia usaha.