BERITA TERKINI
Wamen Ekraf: Imlek Festival Harmoni Imlek Nusantara Jadi Ajang Diplomasi Budaya dan Talenta Kreatif

Wamen Ekraf: Imlek Festival Harmoni Imlek Nusantara Jadi Ajang Diplomasi Budaya dan Talenta Kreatif

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menilai penyelenggaraan Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara menjadi langkah strategis untuk mendiplomasikan kekayaan budaya Nusantara sekaligus menampilkan talenta terbaik Indonesia di sektor ekonomi kreatif.

Menurut Irene, pesan yang ingin disampaikan melalui festival tersebut adalah bahwa Indonesia sudah hadir di panggung dunia, dan talenta Tanah Air tidak hanya dikenal di dalam negeri. “Kita ingin menyampaikan bahwa kita sudah ada di panggung dunia. Talenta Indonesia bukan hanya dikenal di sini, kita menjadi tuan rumah di negara sendiri dan merajalela di kancah dunia,” ujar Irene saat ditemui di Jakarta, Minggu.

Ia menjelaskan, festival akan mengangkat sejumlah tema, salah satunya Indonesia Wave x K-Pop yang menampilkan kolaborasi bernyanyi antara Yun Jian dan Saniyah. Irene menyebut kolaborasi dengan musisi Korea Selatan yang tampil langsung di panggung menjadi bukti bahwa talenta Indonesia telah mencatatkan prestasi di negara tersebut.

“Jadi kalau misalnya kita dibilang kita itu Indonesia hanya sebagai sebuah negara konsumen, itu tidaklah benar. Karena talenta-talenta dari Indonesia sudah banyak yang maju ke Korea dan orang Koreanya suka banget. Ini bukan hanya keroncong, bukan hanya dangdut tapi ada satu contoh yang akan diperlihatkan,” kata Irene.

Irene menambahkan, hubungan diplomatis Indonesia dan Korea Selatan telah terjalin sejak bertahun-tahun lalu. Karena itu, kolaborasi yang ditampilkan diharapkan dapat menggali lebih banyak potensi, khususnya di sektor ekonomi kreatif. Ia juga menyebut penampilan di panggung sebagai bagian awal untuk menunjukkan bagaimana ekonomi kreatif bisa menjadi alat diplomasi antardua negara. “Jadi hari ini di dalam stage ini, ini bukanlah sebuah pembukaan tapi sebuah pre-opening untuk memperlihatkan bagaimana ekonomi kreatif bisa menjadi diplomacy tools antar dua negara,” ujarnya.

Chief Representative KOCCA Indonesia, Lee Gi Haun, berharap kolaborasi Indonesia dan Korea Selatan di bidang musik semakin aktif dan erat. Menurutnya, kerja sama yang kuat dapat mendorong kemajuan industri konten dan musik di kedua negara. “Kami akan terus melangkah dan bekerja sama di masa mendatang,” kata Lee. Ia juga mengapresiasi Pemerintah Indonesia yang dinilainya telah mempersiapkan Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara dengan luar biasa.

Imlek Festival 2577–Harmoni Imlek Nusantara dijadwalkan berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta, dan secara resmi dibuka pada 17 Februari hingga 3 Maret 2026. Perayaan Imlek yang bertepatan dengan bulan suci Ramadhan itu diharapkan menjadi ruang refleksi antarumat beragama serta masyarakat.

Berbagai rangkaian acara disiapkan, antara lain Festival Lentera, Pasar Kuliner, Seni & Kreatif, Museum Terbuka bertema akulturasi budaya Tionghoa, cek kesehatan gratis, serta instalasi film dari “Jumbo” hingga “Pelangi di Mars”. Puncak perayaan dijadwalkan pada 28 Februari 2026, dengan atraksi barongsai dan liong massal, pertunjukan musik dan tari tradisional, penampilan seniman nasional, serta simbol harmoni dan persatuan bangsa.