BERITA TERKINI
Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$750 Juta di Tengah Gejolak Geopolitik

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond US$750 Juta di Tengah Gejolak Geopolitik

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menerbitkan surat utang global (global bond) senilai US$750 juta di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu. Bank Mandiri tercatat sebagai emiten pertama dari Asia Tenggara yang mengakses pasar obligasi global setelah eskalasi ketegangan di Timur Tengah pada akhir Februari 2026.

Penerbitan global bond ini bertenor lima tahun dengan kupon 5,25%. Penawaran tersebut menarik minat investor internasional, tercermin dari tingkat kelebihan permintaan (oversubscribe) hingga 3,3 kali.

Dalam eksekusinya, manajemen Bank Mandiri mengambil pendekatan hati-hati dengan menunggu momentum yang dinilai lebih kondusif saat pembukaan pasar Asia. Strategi intraday execution diterapkan untuk membatasi eksposur terhadap risiko pasar sekaligus memanfaatkan sentimen positif yang muncul selama proses penawaran.

Dana hasil penerbitan obligasi akan digunakan untuk keperluan korporasi secara umum guna mendukung pertumbuhan bisnis. Kepercayaan investor terhadap fundamental Bank Mandiri tercermin dari komposisi pembeli berdasarkan kategori institusi, dengan dominasi manajer investasi.

Rincian alokasi investor berdasarkan kategori institusi adalah fund manager dan asset manager sebesar 85%, perbankan 8%, lembaga pemerintah dan sovereign wealth funds 3%, perusahaan asuransi 3%, serta private bank 1%.

Secara geografis, investor berasal dari Asia sebesar 69% dari total alokasi, disusul kawasan EMEA (Eropa, Timur Tengah, dan Afrika) 26%, serta Amerika Serikat (offshore) 5%.

Surat utang ini memperoleh peringkat BBB dari S&P Global Ratings dan Fitch Ratings. Obligasi tersebut dicatatkan di Singapore Exchange untuk mendukung akses likuiditas dan meningkatkan transparansi bagi pemegang surat utang.

Dalam proses penerbitan, Bank Mandiri menggandeng DBS Bank Ltd., HSBC, J.P. Morgan, Mandiri Sekuritas, dan Standard Chartered Bank sebagai Joint Bookrunners dan Joint Lead Managers. Kolaborasi ini mendukung distribusi obligasi ke berbagai wilayah investor.

Informasi mengenai data keuangan, peringkat kredit, dan alokasi investor merujuk pada kondisi saat penerbitan obligasi berlangsung. Data pasar dan kebijakan ekonomi dapat berubah mengikuti dinamika pasar keuangan global.