Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan mencatat capaian di tingkat internasional setelah salah satu dosennya, Dr. Ahmad Amin Dalimunte, terpilih sebagai penerima beasiswa Pemerintah India untuk mengikuti pelatihan Proficiency Development Programme for English Teachers (Iteration-I).
Pelatihan tersebut diselenggarakan oleh English and Foreign Languages University (EFLU) di Hyderabad, India, dan dijadwalkan berlangsung pada 6 Januari hingga 16 Februari 2025. Program ini merupakan bagian dari Indian Technical and Economic Cooperation (ITEC) Programme yang didukung oleh Pemerintah India.
Penetapan kelulusan Dr. Ahmad Amin Dalimunte tercantum dalam surat resmi Konsulat Jenderal India di Medan bertanggal 16 Desember 2025, yang menyatakan nominasi peserta telah disetujui oleh Government of India. Program pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi dosen bahasa Inggris, mencakup penguatan pedagogik, metodologi pengajaran, serta pengembangan profesional berstandar internasional.
UINSU menilai keikutsertaan dosennya dalam program tersebut sekaligus memperkuat kerja sama pendidikan antara Indonesia dan India, termasuk melalui peran Konsulat Jenderal India di Medan dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Rektor UINSU Medan, Prof. Dr. Nurhayati, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Dr. Ahmad Amin Dalimunte. Menurutnya, capaian ini tidak hanya berdampak pada reputasi individu, tetapi juga membawa nama baik institusi dan dunia pendidikan Islam di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi terpilihnya Dr. Ahmad Amin Dalimunte sebagai peserta pelatihan internasional di India. Ini merupakan bukti bahwa dosen-dosen UINSU memiliki daya saing global dan diakui oleh lembaga internasional. Kami berharap pengalaman dan ilmu yang diperoleh dapat ditransformasikan kembali untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan internasionalisasi UINSU Medan,” ujar Prof. Nurhayati.
Rektor menambahkan, UINSU Medan terus mendorong dosen untuk aktif mengikuti program pengembangan akademik berskala internasional sebagai bagian dari visi universitas menuju World Class University.

