Penyelenggara Australia Terbuka mengambil langkah darurat setelah asap tebal menyelimuti Melbourne dan memengaruhi jalannya pertandingan. Kondisi itu terlihat saat laga antara Casper Ruud dan Marin Cilic, ketika permainan sempat dihentikan pada set keempat akibat penurunan kualitas udara secara drastis.
Untuk melindungi pemain dan penonton, atap Margaret Court Arena ditutup menyusul memburuknya kualitas udara. Asap yang menutupi area sekitar venue disebut menjadi alasan utama keputusan tersebut.
Melbourne dalam beberapa hari terakhir mengalami gelombang panas yang parah, dengan suhu tertinggi pada siang hari berkisar 30 hingga 40 derajat Celcius. Sejumlah pertandingan pada Sabtu dilaporkan sempat ditunda karena cuaca panas. Pada malam hari, suhu tetap bertahan di kisaran 30 derajat, yang turut meningkatkan risiko kebakaran.
Kekhawatiran meningkat selama pertandingan Ruud melawan Cilic ketika beberapa kebakaran di wilayah Melbourne dilaporkan. Di antaranya kebakaran di Willis Street dan kebakaran lain di Waterfront Way, yang disebut sebagai titik terdekat dengan lokasi Australia Terbuka di Melbourne Park. Asap dari kebakaran tersebut berkontribusi pada keputusan menutup atap arena karena “kualitas udara yang buruk”.
Seiring gelombang panas yang berlanjut, deklarasi darurat dikeluarkan di seluruh negara bagian Victoria. Warga diminta mengambil langkah untuk melindungi diri dari panas ekstrem.
Dalam imbauannya, warga diingatkan bahwa panas ekstrem dapat membuat siapa pun sakit, serta lebih berbahaya bagi orang berusia di atas 65 tahun, anak-anak, dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu. Suhu tinggi yang terus berlangsung pada siang hari dan tidak mereda pada malam hari juga dapat menghambat tubuh untuk mendingin secara normal.
Peringatan tersebut menyebut panas ekstrem selama beberapa hari berturut-turut, ditambah suhu malam yang tinggi, dapat memicu penyakit terkait panas seperti kram dan kelelahan akibat panas. Jika tidak ditangani, kondisi itu dapat berkembang menjadi serangan panas yang mengancam jiwa.
Otoritas setempat juga memperkirakan kondisi akan memburuk pada awal pekan depan, dengan puncak diprediksi terjadi pada Selasa dan berlanjut hingga Jumat.

