BERITA TERKINI
Harga Kedelai Menguat Usai AS Klaim China Sepakat Hentikan Tarif Balasan

Harga Kedelai Menguat Usai AS Klaim China Sepakat Hentikan Tarif Balasan

Harga kedelai kembali menguat setelah Amerika Serikat menyatakan China sepakat menghentikan penerapan tarif balasan menyusul pertemuan kedua negara pekan lalu. Washington juga menegaskan bahwa Beijing akan meningkatkan pembelian kedelai tahun ini.

Dalam lembar fakta yang dirilis Gedung Putih pada Sabtu, disebutkan bahwa China akan menangguhkan seluruh bea masuk yang diumumkan sejak 4 Maret terhadap kedelai dan sejumlah produk pertanian AS lainnya, termasuk jagung, gandum, sorgum, dan ayam. Namun hingga saat ini Beijing belum mengonfirmasi penghentian tarif tersebut dan tidak memberikan tanggapan langsung atas pertanyaan terkait bea masuk pekan lalu.

Gedung Putih juga menyatakan China sepakat membeli sedikitnya 12 juta ton kedelai AS hingga akhir tahun, serta minimal 25 juta ton per tahun selama tiga tahun ke depan. Menteri Pertanian AS Brooke Rollins sebelumnya telah menyebutkan volume pembelian itu pekan lalu, setelah pertemuan puncak berakhir tanpa rincian mengenai angka tersebut.

Pernyataan dari AS ini menjadi penjelasan paling rinci sejauh ini terkait kesepakatan dagang setelah pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan. Kesepakatan tersebut memunculkan optimisme bahwa perdagangan pertanian antara kedua negara, khususnya kedelai, dapat kembali ke tingkat normal.