BERITA TERKINI
IMF Peringatkan Konflik AS-Iran Berisiko Dorong Harga Energi dan Ganggu Perdagangan Global

IMF Peringatkan Konflik AS-Iran Berisiko Dorong Harga Energi dan Ganggu Perdagangan Global

Dana Moneter Internasional (IMF) menyampaikan kekhawatiran terhadap dampak meningkatnya konflik di Timur Tengah terhadap perekonomian global. IMF menilai eskalasi tersebut berpotensi memicu kenaikan harga energi dan mengganggu perdagangan global, sehingga memperbesar ketidakpastian ekonomi dunia.

Peringatan itu disampaikan ketika perang terbuka antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel memasuki hari keempat. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pembuat kebijakan dan investor terkait potensi dampaknya terhadap pasar energi global, arus perdagangan, dan stabilitas keuangan.

Dalam pernyataan yang dipublikasikan di situs webnya, IMF mengatakan pihaknya memantau perkembangan di kawasan tersebut secara cermat. Menurut IMF, indikasi awal menunjukkan krisis telah memengaruhi aktivitas ekonomi, terutama melalui lonjakan harga energi dan meningkatnya volatilitas di pasar keuangan.

“Kami memantau dengan cermat perkembangan di Timur Tengah. Sejauh ini, kami telah mengamati gangguan terhadap perdagangan dan aktivitas ekonomi, lonjakan harga energi, dan volatilitas di pasar keuangan,” kata IMF.

IMF juga menilai situasi yang terus berkembang dapat memperburuk prospek ekonomi global yang sudah rapuh. Perekonomian dunia, menurut lembaga tersebut, masih menghadapi tekanan inflasi yang berkelanjutan, perlambatan pertumbuhan di negara-negara utama, serta ketegangan geopolitik di sejumlah wilayah.

“Situasinya tetap sangat dinamis dan menambah ketidakpastian lingkungan ekonomi global,” kata IMF. Lembaga itu menambahkan masih terlalu dini untuk menentukan konsekuensi ekonomi dari konflik tersebut.

IMF menyatakan besarnya dampak ekonomi akan sangat bergantung pada durasi konflik dan sejauh mana konflik mengganggu jalur perdagangan penting serta rantai pasokan energi global.