Tim nasional Jepang memastikan diri menjadi juara Piala Asia U-23 setelah menaklukkan China dengan skor telak 4-0 pada laga final di Prince Abdullah Al Faisal Stadium, Jeddah, Sabtu (24/1/2026). Hasil ini juga menorehkan catatan sejarah bagi Jepang sebagai tim pertama yang mampu menjuarai turnamen tersebut sebanyak tiga kali.
Sejak awal pertandingan, Jepang tampil dominan dengan permainan menekan dan disiplin. China kesulitan mengembangkan permainan di bawah tekanan yang konsisten dari lawannya.
Keunggulan Jepang dibuka pada menit ke-12 melalui Yuto Ozeki. Gol berawal dari bola muntah di kotak penalti yang kemudian disambar Ozeki. Tembakannya sempat membentur bek China, Peng Xiao, sebelum mengecoh kiper Li Hao. Gol tersebut sempat ditinjau melalui VAR dan akhirnya dinyatakan sah.
Delapan menit kemudian, Jepang kembali menambah keunggulan lewat aksi Kosei Ogura. Gelandang Jepang itu merebut bola di area pertahanan lawan, melewati satu pemain bertahan, lalu melepaskan tembakan keras yang mengarah ke sudut jauh gawang China. Jepang menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0, disertai dominasi penguasaan bola serta jumlah tembakan yang lebih banyak.
Memasuki babak kedua, Jepang tetap menjaga intensitas serangan. Gol ketiga lahir pada menit ke-57 setelah wasit memberikan penalti akibat handball Liu Haofan di dalam kotak penalti. Ryunosuke Sato yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna.
China sempat mencetak gol pada menit ke-68, namun dianulir karena offside. Jepang kemudian mengunci kemenangan melalui gol keempat pada menit ke-76. Tembakan Ogura yang terdefleksi pemain bertahan China melambung masuk ke gawang.
Hingga peluit panjang, Jepang tetap menguasai jalannya pertandingan dan sukses mempertahankan gelar juara yang mereka raih pada edisi sebelumnya.

