BERITA TERKINI
Ketegangan AS dan Sekutu Eropa Kembali Mengemuka, Berikut Daftar 32 Negara Anggota NATO

Ketegangan AS dan Sekutu Eropa Kembali Mengemuka, Berikut Daftar 32 Negara Anggota NATO

Memasuki Januari 2026, hubungan Amerika Serikat (AS) dan sejumlah sekutu Eropa di NATO kembali diuji oleh polemik terkait Greenland, wilayah otonom dalam Kerajaan Denmark. Presiden AS Donald Trump menyatakan keinginan untuk menempatkan Greenland di bawah kendali penuh Amerika Serikat dengan alasan keamanan nasional. Pernyataan itu mendapat penolakan tegas dari pihak Eropa.

Situasi tersebut turut memunculkan kembali perbincangan mengenai soliditas NATO, aliansi pertahanan transatlantik yang berdiri sejak 1949. NATO mengusung prinsip pertahanan kolektif (collective defence) sebagaimana diatur dalam Pasal 5 Traktat Atlantik Utara, yakni serangan terhadap satu anggota dipandang sebagai serangan terhadap seluruh anggota.

Hingga kini, NATO telah berkembang menjadi aliansi dengan 32 negara anggota. Berikut daftar lengkap negara anggota NATO berdasarkan urutan tahun bergabung.

Daftar 32 negara anggota NATO (berdasarkan tahun bergabung)

Belgia (1949); Kanada (1949); Denmark (1949); Prancis (1949); Islandia (1949); Italia (1949); Luksemburg (1949); Belanda (1949); Norwegia (1949); Portugal (1949); Inggris (1949); Amerika Serikat (1949); Yunani (1952); Turki/Türkiye (1952); Jerman (1955); Spanyol (1982); Ceko/Czechia (1999); Hungaria (1999); Polandia (1999); Bulgaria (2004); Estonia (2004); Latvia (2004); Lituania (2004); Rumania (2004); Slowakia (2004); Slovenia (2004); Albania (2009); Kroasia (2009); Montenegro (2017); Makedonia Utara (2020); Finlandia (2023); Swedia (2024).

Adapun 12 negara pendiri NATO pada 1949 adalah Belgia, Kanada, Denmark, Prancis, Islandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, Britania Raya, dan Amerika Serikat.